Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Angkot Usia di Atas 20 Tahun Resmi Dilarang Beroperasi, Pemkot Bogor Mulai Penertiban
    • Rampung Dibahas, Perda Penyelenggaraan Ekonomi Kreatif Jadi Kado HJB ke-544
    • Pastikan Aliran Air Penuhi K-3, Tirta Pakuan Komisioninh Jaringan di Palasari
    • Mengenang Muaz HD, Legislator PKS yang Mengabdikan Hidup untuk Dakwah dan Pelayanan Publik
    • Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
    • Jenal Mutaqin Sampaikan Keseriusan Pemkot Tangani Pendidikan
    • Pemkot Bogor Raih Predikat WTP ke-10 Kali
    • 120 Anggota DWP Kota Bogor Ikuti Pelatihan Kreativitas Kain Perca
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Manfaatkan Kemajuan Teknologi, Konsep Pertanian Masa Depan Dikembangkan di Kota Bogor
    Kesehatan

    Manfaatkan Kemajuan Teknologi, Konsep Pertanian Masa Depan Dikembangkan di Kota Bogor

    22 Maret 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    Solusi Lahan Minim Kecamatan Bogor Timur Kembangkan Indoor Vertical Farming

    BOGOR – Konsep pertanian masa depan telah mulai dikembangkan di Kota Bogor. Memanfaatkan kemajuan teknologi, Indoor Vertical Farming atau teknik menanam secara bertingkat didalam ruangan yang kini menjadi solusi untuk berkebun di lahan yang terbilang minim.

    Tempat menanam yang digunakan biasanya memanfaatkan container bekas pabrik, bisa juga menggunakan pipa atau talang yang sudah dimodifikasi.

    Seperti yang tengah dikembangkan di Kantor Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Agrifam dimanfaatkan untuk menghasilkan hasil tani yang 10 kali lebih higienis dengan cara yang lebih efisien.

    Hal tersebut dikatakan Camat Bogor Timur, Rena Da Frina saat ditemui di kantornya, Selasa (22/03/2022). Selain menggunakan sentuhan teknologi yang modern dalam proses penanamannya, konsep bertani Vertical Farming juga diharapkan dapat mengedukasi untuk masyarakat untuk bertani di di tengah minimnya lahan di Kota Bogor.

    Camat Bogor Timur, Rena Da Frina di Indoor Vertical Farming

    “Hasil panennya juga lebih bersih dan higienis, dengan konsep pertanian masa depan seperti ini juga masyarakat atau siapapun bisa bercocok tanam, terlebih Kota Bogor hanya memiliki sedikit lahan untuk digunakan bertani,” tutur Rena.

    Rena menjelaskan, selain hanya membutuhkan tempat yang kecil, ternyata metode Indoor Vertical Farming ini juga menghemat penggunaan air hingga 90 persen.

    “Hasil tanaman yang dihasilkan lebih sehat, bersih dan higienis. Selain tidak membutuhkan tempat yang luas, metode ini menghemat penggunaan air dan pupuk,” jelas Rena.

    Wanita yang pernah menjabat sebagai Lurah Babakan Pasar ini melanjutkan, penghematan air dan pupuk tersebut dikarenakan, proses pemupukan dilakukan sebelum pembibitan. “Jadi air yang nantinya mengalir ke media tanam, sebelumnya dicampurkan dengan pupuk dan difiltrasi hingga parameter air berada dibawah ph 7,5. Setelah air dicek menggunakan ph meter, benih baru ditanam kedalam lubang-lubang talang, yang nantinya dialiri air,” lanjut dia.

    Sementara, untuk memenuhi kebutuhan sinar ultraviolet (UV) yang dibutuhkan tanaman guna menunjang pertumbuhannya, didalam ruangan dipasang Air Conditioner (AC) dan lampu khusus. “Agar steril udaranya diganti AC, kemudian asupan sinar matahari diganti lampu LED light grow,” papar Rena.

    Untuk perawatan metode ini terbilang cukup mudah. Hanya dengan memastikan parameter air tetap terjaga, mengecek nutrisi yang terkandung dalam air, memastikan media tanam tidak tercemar dan menjaga sanitasi didalam ruangan penanaman.

    Disisi lain, hasil Indoor Vertical Farming ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dibanding dengan hasil pertanian konvensional pada umumnya. “Karena memiliki cita rasa yang berbeda dengan yang biasanya jadi lebih mahal. Selain itu juga karena dalam proses penanaman dan perawatan memakan biaya yang cukup tinggi,” kata Rena.

    Rencananya, dalam waktu dekat Indoor Vertical Farming besutannya ini akan ditanami Edible Flower, bunga konsumsi yang biasanya digunakan untuk pelengkap salad, minuman atau puding yang belakangan tengah viral di media sosial.

     

     

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Daerah

    Tak Berizin, Akhirnya Pembangunan Minimarket di Pondok Rumput Dihentikan Satpol PP 

    19 Desember 2024
    Pemerintahan

    PMC – Muspika Bojonggede Hijauhkan Jalur Bomang

    5 Februari 2026
    Olahraga

    Tampil Dominan, AC Milan Malah Berbagi Poin di San Siro

    18 Desember 2019
    Kota Bogor

    Ada Kategori SIM C Baru, Bagaimana Klasifikasinya? Simak Nih!

    28 Juli 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.