Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siapkan Beauty Contest, Perumda Pasar Bakal Konsep Eks Pasar Bogor Jadi Kawasan Terpadu
    • Pasar Merdeka Segera Beroperasi, PPJ Siapkan Relokasi Ratusan Pedagang dan PKL
    • Komisi II Dorong Reformasi Parkir, Peran Danru Diusulkan Dihapus
    • Edukasi Antikorupsi di Perumda Tirta Pakuan, Fokus pada Mitigasi Risiko dan AGHT
    • Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt
    • Optimalkan Distribusi Air, Tirta Pakuan Aktifkan Pipa di MA Salmun
    • Komisi III Desak Revitalisasi Terminal Bubulak Disertakan Penataan Transportasi
    • Bojongkerta Kekeringan, BPBD Kota Bogor Distribusikan Air Bersih
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Manfaatkan Kemajuan Teknologi, Konsep Pertanian Masa Depan Dikembangkan di Kota Bogor
    Kesehatan

    Manfaatkan Kemajuan Teknologi, Konsep Pertanian Masa Depan Dikembangkan di Kota Bogor

    22 Maret 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    Solusi Lahan Minim Kecamatan Bogor Timur Kembangkan Indoor Vertical Farming

    BOGOR – Konsep pertanian masa depan telah mulai dikembangkan di Kota Bogor. Memanfaatkan kemajuan teknologi, Indoor Vertical Farming atau teknik menanam secara bertingkat didalam ruangan yang kini menjadi solusi untuk berkebun di lahan yang terbilang minim.

    Tempat menanam yang digunakan biasanya memanfaatkan container bekas pabrik, bisa juga menggunakan pipa atau talang yang sudah dimodifikasi.

    Seperti yang tengah dikembangkan di Kantor Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Agrifam dimanfaatkan untuk menghasilkan hasil tani yang 10 kali lebih higienis dengan cara yang lebih efisien.

    Hal tersebut dikatakan Camat Bogor Timur, Rena Da Frina saat ditemui di kantornya, Selasa (22/03/2022). Selain menggunakan sentuhan teknologi yang modern dalam proses penanamannya, konsep bertani Vertical Farming juga diharapkan dapat mengedukasi untuk masyarakat untuk bertani di di tengah minimnya lahan di Kota Bogor.

    Camat Bogor Timur, Rena Da Frina di Indoor Vertical Farming

    “Hasil panennya juga lebih bersih dan higienis, dengan konsep pertanian masa depan seperti ini juga masyarakat atau siapapun bisa bercocok tanam, terlebih Kota Bogor hanya memiliki sedikit lahan untuk digunakan bertani,” tutur Rena.

    Rena menjelaskan, selain hanya membutuhkan tempat yang kecil, ternyata metode Indoor Vertical Farming ini juga menghemat penggunaan air hingga 90 persen.

    “Hasil tanaman yang dihasilkan lebih sehat, bersih dan higienis. Selain tidak membutuhkan tempat yang luas, metode ini menghemat penggunaan air dan pupuk,” jelas Rena.

    Wanita yang pernah menjabat sebagai Lurah Babakan Pasar ini melanjutkan, penghematan air dan pupuk tersebut dikarenakan, proses pemupukan dilakukan sebelum pembibitan. “Jadi air yang nantinya mengalir ke media tanam, sebelumnya dicampurkan dengan pupuk dan difiltrasi hingga parameter air berada dibawah ph 7,5. Setelah air dicek menggunakan ph meter, benih baru ditanam kedalam lubang-lubang talang, yang nantinya dialiri air,” lanjut dia.

    Sementara, untuk memenuhi kebutuhan sinar ultraviolet (UV) yang dibutuhkan tanaman guna menunjang pertumbuhannya, didalam ruangan dipasang Air Conditioner (AC) dan lampu khusus. “Agar steril udaranya diganti AC, kemudian asupan sinar matahari diganti lampu LED light grow,” papar Rena.

    Untuk perawatan metode ini terbilang cukup mudah. Hanya dengan memastikan parameter air tetap terjaga, mengecek nutrisi yang terkandung dalam air, memastikan media tanam tidak tercemar dan menjaga sanitasi didalam ruangan penanaman.

    Disisi lain, hasil Indoor Vertical Farming ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dibanding dengan hasil pertanian konvensional pada umumnya. “Karena memiliki cita rasa yang berbeda dengan yang biasanya jadi lebih mahal. Selain itu juga karena dalam proses penanaman dan perawatan memakan biaya yang cukup tinggi,” kata Rena.

    Rencananya, dalam waktu dekat Indoor Vertical Farming besutannya ini akan ditanami Edible Flower, bunga konsumsi yang biasanya digunakan untuk pelengkap salad, minuman atau puding yang belakangan tengah viral di media sosial.

     

     

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Covid19

    Partai Politik dan Isu Kebijakan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja

    2 Juli 2021
    Kejuaraan

    Kejuaraan Sepatu Roda Bogor Open 2022, 560 Atlet Berebut Piala Wali Kota

    5 Juli 2022
    Trending

    Resmi Dilantik jadi Ketua Kadin Jabar, Almer Fokus Wujudkan Target Presiden Prabowo

    16 Januari 2025
    Agroekoeduwisata

    Agroekoeduwisata SEAMEO Biotrop Fokus Pada Edukasi Berbasis Pertanian dan Wisata

    7 Oktober 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.