Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siapkan Beauty Contest, Perumda Pasar Bakal Konsep Eks Pasar Bogor Jadi Kawasan Terpadu
    • Pasar Merdeka Segera Beroperasi, PPJ Siapkan Relokasi Ratusan Pedagang dan PKL
    • Komisi II Dorong Reformasi Parkir, Peran Danru Diusulkan Dihapus
    • Edukasi Antikorupsi di Perumda Tirta Pakuan, Fokus pada Mitigasi Risiko dan AGHT
    • Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt
    • Optimalkan Distribusi Air, Tirta Pakuan Aktifkan Pipa di MA Salmun
    • Komisi III Desak Revitalisasi Terminal Bubulak Disertakan Penataan Transportasi
    • Bojongkerta Kekeringan, BPBD Kota Bogor Distribusikan Air Bersih
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Maksimalkan BPHTB, Bapenda Jalin Sinergitas
    Kesehatan

    Maksimalkan BPHTB, Bapenda Jalin Sinergitas

    29 Maret 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Untuk memaksimalkan potensi Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar rapat koordinasi dengan Kantor Pertanahan Kota Bogor dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Hotel Onih, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin (29/3/2021) siang.

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, tata kelola pemerintahan terutama harus disempurnakan dengan pemanfaatan teknologi informasi atau digitalisasi. Yang akan disampaikan nanti dalam forum ini, bagaimana semua mendukung langkah langkah yang diambil pemerintah.

    “Ya, karena biar bagaimana pun juga anggaran pemerintah itu salah satunya diperoleh dari kerja kerja para notaris, BPAT, PPAT dan lainnya sehingga kamk bisa melangsungkan kegiatan pembangunan kedepan,” tuturnya.

    Ia melanjutkan, kesempatan ini pula dirinya ingin sampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta khususnya para notaris PPAT yang berkontribusi ke Kota Bogor, karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor tahun sebelumnya target sekitar Rp2,7 triliun tahun 2019 sebelum pandemi.

    “Tetapi ada koreksi cukup banyak pasca kita masuk ke Pandemi Covid-19 Kota Bogor tahun 2020 ada seperti refocusing dan sebagainya. Tetapi alhamdulillah dari PBB dan BPHTB menggeser pendapatan utama Kota Bogor dari biasanya sektor jasa, perhotelan, kuliner menjadi pendapatan pertama Kota Bogor. Hampir 50 persen pendapatan yang kami peroleh dari kerja-kerja yang dicapai peserta yang hadir disini,” tambahnya.

    Dedie menjelaskan, berbicara Kota Bogor, ini ibukota secara de facto, karena Presiden Republik Indonesia (RI) tinggal disini. Para menteri rapat di Bogor, tamu negara disambut di Bogor. Jadi memang Kota Bogor ini harus sedikit berbeda. Pertama mengakselerasi pembangunan, namun anggarannya cukup tinggi.

    “Oleh karena itu, kedepan kita masih mengharapkan banyak dari kerja kerja dari koordinasi antara PPAT, BPN bersama Bapenda Kota Bogor. Kami ingin kontribusi lebih tinggi sesuai dengan nilai transaksi,” jelasnya.

    Dedie menegaskan, Kota Bogor PR-nya masih banyak, ada dua proyek strategis nasional yakni pembangunan LRT Cibubur-Cimanggis-Bogor, kedua pembangunan double track Bogor-Cianjur-Sukabumi-Padalarang-Yogyakarta. Tentu dengan langkah langkah yang diambil pemerintah pusat harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

    “Ini akan membantu berkembangnya wilayah sehingga menjadi potensi pengembangan bisnis dan usaha di Kota Bogor,” tegasnya.

    Ditempat yang sama, Kepala Bapenda Kota Bogor, Deni Hendana memaparkan, pihaknya dari tahun ke tahun mendapatkan satu amanah untuk bisa terus menerus meningkatkan pembangunan baik secara fisik maupun pembangunan untuk manusia yang ada di Kota Bogor. Pembangunan itu sendiri tentunya memerlukan dana agar bisa terlaksana sebagaimana dituangkan RPJMD.

    “Salah satu pendapatan yang paling utama pajak daerah Kota Bogor di era Pandemi Covid-19 ini adalah pendapatan dari BPHTB. Tahun ini kami ditargetkan sebesar Rp165 miliar, lebih besar dari tahun yang lalu dan alhamdulillah tahun yang lalu juga bisa melampaui target yang ditentukan setelah adanya refocusing dari target itu sendiri. Beban dan tanggung jawab kami di bapenda dalam rangka mengamankan target penerimaan tersebut tentunya tidak bisa berjalan sendiri tanpa ada sinergi dengan pihak-pihak yang memang terkait dengan pengolahan BPHTB,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Kota Bogor Bakal Punya Kampung Atlet

    8 November 2020
    Kesehatan

    PSBMK di Kota Bogor Akan Dievaluasi

    15 Desember 2020
    Pemkot Bogor

    Di Akhir Masa Jabatannya, Bima-Dedie Rampungkan Sembilan Proyek Pembangunan Prioritas 

    6 November 2023
    Kota Bogor

    Warga Babakan Pasar Doa Bersama Untuk Pencalonan Rena Da Frina

    19 Agustus 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Ekonomi

    Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt

    5 Agustus 2026

    BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.