Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Atty Somaddikarya Desak Dugaan Kejanggalan Pasal 18 PKPU 19/2023 Diusut
    • Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum
    • Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV
    • Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini
    • Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT
    • Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen
    • Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Kasus Covid-19 Tinggi, Kegiatan Belajar Tatap Muka Dibatalkan
    Kesehatan

    Kasus Covid-19 Tinggi, Kegiatan Belajar Tatap Muka Dibatalkan

    4 Januari 20212 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka di Kota Bogor yang seharusnya mulai diterapkan pada 11 Januari 2021 ini batal terlaksana. Hal itu, karena kasus Covid-19 di Kota Bogor masih tinggi.

    Pernyataan tersebut dikatakan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Senin (4/1/2021).

    “Kita tidak mau mengambil resiko pembelajaran tatap muka di tanggal 11 Januari, karena walau bagaimana pun kesehatan dan keselamatan siswa dan seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan harus diutamakan, jadi kita tidak ingin mengambil resiko itu,” kata Dedie kepada wartawan.

    Lebih lanjut, kata dia, kasus Covid-19 di Kota Bogor masih tinggi dan rata-rata perharinya itu mencapai 70 kasus. Maka dari itu, pemkot memutuskan untuk tidak memberlakukan pembelajaran secara tatap muka di sekolah.

    Meski kasus covid di kota hujan ini tinggi tatapi kata Dedie, untuk statusnya masih berada di zona oranye. “Status perhari ini masih zona oranye, tapi zona oranye sekarang dengan zona merah dulu itu berbeda,” katanya.

    “Dulu waktu zona merah kisaran kasusnya masih 30-an. Tapi sekarang meski tinggi berada di 70 kasus perhari, tetapi untuk statusnya zona oranye. Kenapa masih oranye, karena Depok perhari bisa 200 sampai 300 kasus perhari,” tambah Dedie.

    Namun, bagi Dedie, status merah atau oranye itu bukanlah hal penting. Karena menurutnya yang harus menjadi hal penting itu bagaimana pemerintah mampu menangani pasien secara kuratif.

    “Intinya status merah atau oranye itu tidak terlalu penting, yang penting adalah ketidakmampuan kita menangani pasien secara kuratif karena kapasitas rumah sakit yang hanya 544 tempat tidur, sekarang kasus aktif mendekati 1200-an. Jadi apakah kita mau mengambil resiko kemudian pembelajaran tatap muka di buka kan itu kurang bijaksana,” ujarnya.

    Dibatalkannya pembelajaran secara tatap muka, lanjut Dedie, maka program Wifi Publik yang saat ini sedang berjalan akan diperpanjang.

    “Terkait anggaran Wifi publik, saya pikir sudah masuk di dalam anggaran Pagu Devitinif penambahan atau pemanfaatan wifi publik, jumlahnya sama dan itu kurang lebih masih memadai untuk penambahan profarm tersebut,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Tampung Hingga 200 Pedagang, Pembangunan Pasar Pamoyanan Habiskan Rp5 Miliar

    27 Juni 2023
    Kota Bogor

    Didominasi Perempuan dan Tokoh Muda, PAN Kota Bogor Targetkan 10 Kursi

    12 Mei 2023
    Kota Bogor

    Anies Baswedan Doakan Atang Trisnanto Jadi Wali Kota Bogor

    14 November 2024
    Kesehatan

    Upaya Kurangi Wabah Covid-19, Pemkot Bogor Semprot Disinfektan di 40 Titik

    23 Maret 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dedie Rachim Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2023

    15 Juli 2022

    Plh. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon…

    Ekonomi

    DPC IWAPI Kota Bogor Terus Dorong Pengembangan UMKM

    30 September 2022

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wali…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor Kawal Distribusi Gas 3 Kg

    6 Februari 2025

    BOGOR – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, melakukan inspeksi ke dua pangkalan Liquefied…

    Ekonomi

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Kabupaten Bogor

    31 Oktober 2025

    BOGOR – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial…

    Daerah

    Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua

    30 Juni 2026

    BOGOR – Pasar Jambu Dua kini tak lagi sekadar menjadi pusat perdagangan. Lantai dua pasar…

    Bisnis

    Perda Disahkan, Bima Arya : Biskita Trans Pakuan Bisa Disubsidi APBD

    5 April 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Perumda Trans Pakuan dan Kodjari menggelar pres conference…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.