Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas
    • PT KAI dan Pemkot Bogor akan Tata Bersama Area Stasiun
    • Perda Perlindungan Anak Disetujui, Kota Bogor Perkuat Komitmen Lindungi Anak
    • EIGER Nature : Visualisasi Petualangan, Konservasi dan Budaya
    • Dikelola Ibu-ibu Lansia, KWT Kebon Pedes Jadi Poros Ekonomi
    • Bakesbangpol Kota Bogor Perkuat Kewaspadaan Dini Lewat Aplikasi SIPEKA
    • Long March ke Cianjur, Jenal Mutaqin Motivasi Siswa Insantama
    • Pemkot Bogor Raih Dua Penghargaan pada Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Jelang Uji Coba PTM, Dedie Rachim Minta Sekola Disiplin Prokes
    Kesehatan

    Jelang Uji Coba PTM, Dedie Rachim Minta Sekola Disiplin Prokes

    28 Mei 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana akan menggelar uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada 31 Mei, pekan depan mendatang.

    Untuk itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim ingin memastikan kesiapan sekolah sebelum masa uji coba itu dimulai.

    Dalam uji coba, ada sebanyak 73 sekolah di Kota Bogor yang akan melakukan PTM dengan pembatasan selama dua pekan. Sementara itu, lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor juga tak luput dari perhatian.

    “Lonjakan kasus itu yang kita khawatirkan. Kemarin kita blow up ke masyarakat, bahwa larangan mudik, pembatasan-pembatasan kegiatan kemasyarakatan, termasuk keagamaan tujuannya adalah agar tidak terjadi ledakan kasus, termasuk untuk target PTM bulan Juli,” kata Dedie saat meninjau kesiapan uji coba PTM di Sekolah Kesatuan Bogor, Kamis (27/5/2021).

    Untuk itu, jika memang ledakan kasus terjadi dalam beberapa pekan ke depan, akan ada pertimbangan khusus dalam pelaksanaan PTM itu sendiri. Apalagi, jika Kota Bogor masuk kembali ke Zona Merah.

    “Bila hal itu terjadi, maka kita tertinggal dengan daerah lain yang sudah melaksanakan PTM. Itulah yang selalu kita sampaikan kepada masyarakat bahwa kedisiplinan, ketaatan, kekompakan kita sangat tuntut,” katanya.

    Meski begitu, Dedie mengaku berterima kasih dengan sekolah atau lembaga pendidikan yang sudah memaksimalkan protokol kesehatan (prokes) jelang PTM ini. Agar terus diingat, bahwa konsistensi dan kedisiplinan sekolah dalam menjaga prokes juga menjadi perhatian penting.

    Menambahkan, Ketua Pengurus Yayasan Kesatuan Bogor, Irhoan Tanudiredja mengaku selama persiapan jelang PTM, pihak sekolah selalu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Satgas Covid-19.

    “Kita akan ikuti aturan dan arahan dari dinas, tentunya harus kapasitas 50 persen, harus ada perizinan orang tua. Jadi seluruh protap kesehatan maupun protap dari PTM yang memang sudah disiapkan oleh Dinas Pendidikan, itu yang akan kita ikuti,” tambahnya.

    Ditempat yang sama, Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi mengungkapkan, 73 sekolah yang dinyatakan siap menjalani uji coba sudah melewati serangkaian proses verifikasi dan visitasi beberapa kali.

    “Karena pada prinsipnya sekolah yang ada di Kota Bogor ini sudah siap. Tapi langkah – langkah operasional tetap harus dilakukan. Kalau dua pekan ke depan tidak ada masalah kita berangsur – angsur ke sekolah lain. Kita terus verifikasi,” ungkap Hanafi.

    Kata Hanafi, uji coba ini merupakan proses adaptasi kebiasaan baru. Para siswa yang masuk sekolah nanti, harus memahami bahwa cara belajar di sekolah tak seperti dulu lagi. Maka dari itu, uji coba ini akan menjadi bahan adaptasi.

    “Pertanyaannya sekarang apakah covid akan turun atau tidak, kita melihat situasi. Namun kita tidak sembrono, kita persiapkan secara operasional karena ada SKB empat menteri itu,” sambungnya.

    Pemkot Bogor, kata Hanafi, juga sudah melakukan beragam kiat jelang PTM. Salah satunya vaksinasi kepada para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang sudah berjalan 90 persen lebih.

    “Izin dari orang tua juga sudah dimulai. Kita menganjurkan orang tua untuk tidak memaksakan anak masuk sekolah. Karena yang tahu kondisi anak cenderung orang tuanya. Jangan hanya karena anaknya ingin uji coba, tapi dipaksakan,” ujar Hanafi.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Konsultasi Publik

    Gelar Konsultasi Publik, Pemkot Bogor Terus Godok Aturan RDTR Untuk Tiga Wilayah Pelayanan

    14 Desember 2022
    Kota Bogor

    Dedie Buka Turnamen Voli Tingkat SD se-Kecamatan Bogor Timur

    13 Desember 2022
    KLA

    Mendorong Lahirnya Kelurahan Layak Anak

    21 Desember 2022
    Pemerintah

    Akhiri Masa Jabat, Hery Antasari Berpamitan ke PWI Kota Bogor

    8 Februari 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Daerah

    Pembongkaran Pasar Bogor Berjalan, 800 PKL Diberi Waktu Pindah

    13 Februari 2026

    BOGOR – Pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor mulai dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan ke…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.