Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    • Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » EST Ingin Populerkan Talas Bogor dengan Konsep Urban Farming
    Kesehatan

    EST Ingin Populerkan Talas Bogor dengan Konsep Urban Farming

    15 Oktober 20203 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Anggota DPR RI Komisi IV, Endang Setyawati Thohari (tengah) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Dwikorawati (kanan) dan Kepala DKPP Kota Bogor, Anas Rasmana (kiri)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari ingin mempolulerkan pangan lokal yang ada di Kota Bogor. Pangan lokal itu dikembangkan dengan konsep urban farming atau pertanian kota.

    Hal itu disampaikannya usai menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dan hewan ternak di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor. Menurutnya, potensi pangan lokal seperti Talas Bogor yang iconic perlu dikembangkan.

    “Kita ingin mempopulerkan pangan lokal. Kota Bogor ini potensi pangan lokalnya ada dan harus kita kembangkan. Potensi lokal itu, di antaranya talas,” kata Endang kepada wartawan.

    Anggota DPR RI Komisi IV, Endang Setyawati Thohari (tengah) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Dwikorawati (kanan) dan Kepala DKPP Kota Bogor, Anas Rasmana (kiri)

    Pola pengembangan pangan lokal, menurutnya, dilakukan dengan menyesuaikan potensi lain Kota Bogor sebagai sebagai kota kuliner. Selain itu dalam pengemasannya mengusung konsep pertanian kota.

    Ia juga mengaku telah menciptakan 14 Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai bentuk kepedulian terhadap kedaulatan pangan di Kota Bogor.

    “Saya di sini di Kota Bogor telah menciptakan 14 KWT dan mereka happy karena ada wadah sehingga bisa berinteraksi untuk menjembatani kedaulatan pangan kita yang dikelola oleh masyarakat dengan rasa bahagia dan memiliki,” ujarnya.

    Politisi Gerindra itu berharap dengan adanya bantuan-bantuan ini, akan mempererat persatuan dan kesatuan di antara mereka dalam menuju kedaulatan pangan. “Pangan yang diciptakan oleh masyarakat Kota Bogor itu harus dari potensi lokal yang ada di Kota Bogor,” bebernya.

    Sementara itu, Kepala DKPP Kota Bogor, Anas S. Rasmana menyampaikan terimakasih dalam dua hari ini para kelompok tani mendapatkan bantuan dari kementerian melalui aspirasi anggota DPR.

    “Istilah saya ini seperti dapat durian runtuh, dimana di masa pandemi, juga anggaran kami dasarnya kecil sehubungan kena refocusing, tapi ada dua anggota Komisi IV DPR, Pak Budhy dan Ibu Endang telah membantu kelompok tani di Kota Bogor,” ucapnya.

    Kepala DKPP Kota Bogor, Anas Rasmana
    Kepala DKPP Kota Bogor, Anas Rasmana

    Bantuan-bantuan tersebut dari Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

    Ia menjelaskan sedikitnya ada 120 kelompok tani yang terbantu dengan nominal hampir Rp.8 miliar.

    “Ada hampir 120 kelompok tani yang terbantu. Iya, Alhamdulillah kurang lebih setelah dihitung-hitung hampir Rp8 miliar jika dirupiahkan. Bantuan mulai dari berbagai Alsintan, hewan ternak dan terakhir dapat info RPU akan dibiayai oleh kementerian Rp5 miliar untuk rehab gedung,” urainya.

    Selain menyalurkan bantuan, DKPP kepada kelompok tani juga akan memberikan pendampingan, penyuluhan dan pelatihan sampai pemasaran dengan melibatkan dinas dan BUMD terkait.

    “Pak wali sudah mengumpulkan kami, bahkan untuk mengembangkan urban farming ini termasuk Bappeda, Perumda PPJ, Disperindag, Asisten Perekonomian hingga camat dan lurah,” tutup Anas.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Hari ini, Gedung DPRD Kota Bogor Terapkan Semi Lockdown

    23 Juni 2021
    Kota Bogor

    Perbaiki Angka Bed Occupancy, Pemkot Bogor Siapkan Hotel Untuk OTG

    6 Oktober 2020
    Edukasi

    NGABASO Asyik di SDN Sukasari

    15 Agustus 2022
    Kota Bogor

    Jelang Penilaian Adipura, Perumda PPJ Berbenah

    5 Agustus 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Covid19

    Dalam Rangka Bukan Mutu Karantina, Masyarakat Diedukasi Soal Mutu Kualitas Ikan

    26 Mei 2021

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menghadiri Bulan Mutu Karantina 2021 di Danau LSI…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

     

    Memuat Komentar...
     

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.