Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum
    • Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV
    • Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini
    • Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT
    • Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen
    • Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor
    • Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Peran IWAPI Terus Ditingkatkan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Atty Somaddikarya » Desa di Selandia Baru ingin Merelokasi Ayam Liar
    Internasional

    Desa di Selandia Baru ingin Merelokasi Ayam Liar

    27 November 20192 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    barayanews – Dewan Kota Auckland dan Dewan Wilayah Waitakere di Selandia Baru mengambil keputusan untuk merelokasi ayam liar lokal terkenal di Desa Titirangi pada Oktober 2019 karena mewabahnya hama tikus hitam besar.

    Namun, keputusan ini sepertinya sulit dilaksanakan karena masih ada sekitar 30 ekor ayam yang tampaknya sulit ditangkap dari total 183 ekor ayam saat ini.

    Ketua Dewan Manajemen Operasional, Agnes McCormack, menyebutkan ada kemungkinan sejumlah ayam masih berkeliaran di desa ini di masa depan.

    “Meskipun kami berniat merelokasi semua ayam lokal, tampaknya ini tidak memungkinkan,” kata McCormack seperti dilansir Stuff pada Rabu, 20 November 2019.

    Ini membuat sejumlah ayam bakal berkembang biak lagi di masa depan. Ayam-ayam ini disalahkan sebagai penyebab datangnya tikus sebesar kucing yang seringkali berkeliaran di desa.

    Tikus-tikus hitam itu terlihat berkeliaran di dekat toko dan lapangan parkir mobil.

    Karena buang kotoran sembarangan dan mengganggu lalu lintas, ayam lokal ini juga dianggap menimbulkan masalah.

    “Hanya dibutuhkan satu orang tidak berpikir panjang untuk melepas kembali ayam-ayam ke semak-semak dan masalah ini akan berulang lagi,” kata McCormack.

    Menurut dia, ayam-ayam ini berkeliaran di berbagai lokasi seperti rumah pribadi hingga kawasan komersil.

    Saat ini, Dewan Kota menyewa penangkap unggas, yang telah mencoba berbagai cara.

    “Kami berencana menangkap mereka semua tapi kotoran ayam bertebaran dimana-mana ini harus dihadapi terus di masa depan,” kata Greg Presland, seorang pejabat setempat.

    Seorang pemilik kafe, Thomas Rapana, di Titirangi, Selandia Baru, meyakini upaya dewan kota untuk merelokasi semua ayam di desanya sebagai tindakan sia-sia. “Saya sudah berada di sini selama 25 tahun. Berapapun banyaknya ayam berkeliaran yang ditangkap akan selalu ada ayam lain,” kata Rapana.

    (bn/by)

    ayam selandia baru
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Bisa Jatuhkan Sanksi Tipiring Kepada Eks Holywings

    30 Juni 2022
    Kota Bogor

    Resmi Dilantik, Ini Pesan Pj Wali Kota Bogor untuk Pengurus KONI

    23 November 2024
    Apresiasi

    HUT Kabaronline, Wakil Walikota Bogor Buka Fishing Turnament Catfish 2022

    7 November 2022
    Kesehatan

    Jangan Coba-coba Tawuran, Begini kata Kapolresta Bogor Kota

    8 Maret 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Daerah

    Pembongkaran Pasar Bogor Berjalan, 800 PKL Diberi Waktu Pindah

    13 Februari 2026

    BOGOR – Pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor mulai dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan ke…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.