Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor
    • Menata Wilayah, Panaragan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 
    • Dikelola Tirta Pakuan, Pemkot Bogor Luncurkan LLTT di IPLT Tanah Baru
    • Pemkot Bogor Raih 4 Penghargaan dari KPPN
    • Strategi Tirta Pakuan Atasi Tantangan Distribusi Air Bersih
    • Perekonomian Tumbuh Pesat, Babakan Benahi PKL dan Sarpras
    • Langkah Inovatif Cibogor Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
    • Pemkot Bogor Gelar Sosialisasi PSEL, Tekankan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Vitamin Hewan » Bima Arya Cek Kantor DKPP, Ada Layanan Vitamin Hewan, Vaksinasi Hingga Inseminasi Buatan
    Kunjungan

    Bima Arya Cek Kantor DKPP, Ada Layanan Vitamin Hewan, Vaksinasi Hingga Inseminasi Buatan

    10 Februari 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan pengecekan ke kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (8/2/2023) siang.

    Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan dan fasilitas di kantor tetap berjalan dengan baik.

    Didampingi Kepala DKPP yang baru, Chusnul Rozaqi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Bima Arya mengecek ruang kantor dan berbagai fasilitas.

    Di sana, Bima Arya melihat satu persatu ruangan termasuk berbagai fasilitas, mulai dari pembibitan, layanan kesehatan hewan, kandang ternak, perbaikan kebun yang semula tidak terawat yang saat ini sedang dibenahi dan ditata agar memberikan layanan maksimal bagi warga Kota Bogor, vaksinasi hewan, hingga Pos IB Inseminasi Buatan.

    Pada kesempatan itu, Bima Arya juga melihat fasilitas ruangan para penyuluh lapangan.

    Dalam kunjungannya, Bima Arya memantau langsung layanan vaksin dan vitamin hewan yang diberikan kepada warga Kota Bogor yang membawa hewan peliharaan.

    “Warga Bogor yg punya peliharaan kucing, anjing ataupun musang, silahkan bawa ke DKPP untuk bisa diberikan vaksin dan vitamin. Selain di kantor juga ada layanan mobil keliling,” katanya didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah.

    Setelah itu, Bima Arya mengecek Pos Inseminasi Buatan (IB) DKPP Kota Bogor.

    Di sana dia melihat fasilitas yang pengembangan mutu hewan ternak yang dimiliki DKPP.

    “Ini prosesnya seperti apa ya, apakah jenis sapi nya harus sama atau bisa berbeda,” tanya Bima Arya kepada PPL DKPP.

    PPL DKPP, Atep menjelaskan bahwa Pos IB merupakan teknologi reproduksi yang bertujuan untuk meningkatkan populasi dan mutu genetik pada ternak.

    “Nanti kita suntikin gitu, nanti langsung ke rahimnya ini kita ada alatnya, sapinya bisa jenis apa saja, kalau limosin mau limosin bisa, kalau sapi perah mau limosin juga bisa,”katanya.

    Prosesnya inseminasi buatan pada ternak sapi lanjut Atep, dilakukan dengan maksud agar sel telur yang diovulasikan sapi betina dapat dibuahi oleh sperma.

    “Jadi kita bibitkan di rahim, nanti lahirnya beda dengan induknya, seperti kita pernah coba indukan sapi perah anaknya limosin, sekarang ada di peternakan,” katanya.

    Secara umum IB pada sapi (kawin suntik) adalah suatu cara atau teknik untuk memasukkan mani (spermatozoa atau semen) yang telah dicairkan dan telah diproses terlebih dahulu yang berasal dari ternak jantan ke dalam saluran alat kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus yang disebut insemination gun.

    Sehingga pengembangbiakan sapi dilakukan tidak harus menunggu masa atau musim kawin.

    Sementara itu mengenai fasilitas vaksin gratis bagi hewan peliharaan saat ini bisa diakses di kantor DKPP.

    Kepala Bidang Peternakan DKPP Kota Bogor, Anizar mengatakan, selama tahun 2022 pihaknya mendapat bantuan 800 dosis dari Provinsi Jawa Barat dan sudah dihabiskan untuk memvaksin hewan peliharaan warga.

    Saat ini di awal tahun 2023 DKPP memiliki stok vaksin sebanyak 230 vaksin.

    “Dari Januari – Februari sudah menghabiskan vaksin sekitar 200 an, jadi sisa stok ada 30 dosis lagi. Tapi saya sudah meminta ke provinsi untuk penambahan dosis vaksin. untuk dosis yang masih tersedia ini bisa diakses ke dinas selama masih ada, tapi nanti ketika kita ada drop dari provinsi vaksin rabies, nanti kita keliling lagi, bagi lagi jadwalnya,” katanya.

    Vaksin rabies ini kata Anizar, bisa digunakan untuk anjing, kucing, musang dan kera.

    Syaratnya usia hewan minimal tiga bulan, sedang tidak bunting dan dalam keadaan sehat. Vaksin rabies ini bersifat zoonosis, artinya bisa menular ke manusia.

    “Kalau sudah menular ke manusia, biasanya tidak ada obatnya. Jadi vaksin ini penting, layanan ini gratis, warga bisa mengupdate informasi ini bisa ke instagram @dkpp.kota.bogor. selama jam kerja kita buka, seperti pengobatan, vaksinasi, pelayanan, dan lain lain,” katanya.

    Saat ini kata Anizar, warga yang mengakses vaksin hewan mengalami peningkatan. Untuk terus melayani warga saat ini DKPP masih terus menunggu vaksin tambahan dari Pemprov Jawa Barat.

    Bima Arya Chusnul Rozaqi DKPP Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Air berbau

    Gandeng REKA, Kadin Kota Bogor Siap Kembangkan Ekonomi Kreatif

    23 November 2024
    Kesehatan

    Cuaca Ekstrim, Camat Bogor Selatan Imbau Warga Selalu Waspada

    23 Februari 2021
    Keamanan

    Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, 1.203 Petugas Gabungan Diterjunkan

    22 Desember 2022
    Jawa Barat

    Wujudkan Indonesia Emas 2045, Bima Arya Berikan Tiga Catatan

    8 April 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Ekonomi

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    26 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.