Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Sasana Kujang Asri Pencetak Atlet Potensial, Mulai Dibidik Timnas Hingga Persiapan Porprov
    • Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor
    • Menata Wilayah, Panaragan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 
    • Dikelola Tirta Pakuan, Pemkot Bogor Luncurkan LLTT di IPLT Tanah Baru
    • Pemkot Bogor Raih 4 Penghargaan dari KPPN
    • Strategi Tirta Pakuan Atasi Tantangan Distribusi Air Bersih
    • Perekonomian Tumbuh Pesat, Babakan Benahi PKL dan Sarpras
    • Langkah Inovatif Cibogor Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Angka Putus Sekolah di Cimahpar Alami Kenaikan, Lurah Ungkap Penyebabnya
    Kota Bogor

    Angka Putus Sekolah di Cimahpar Alami Kenaikan, Lurah Ungkap Penyebabnya

    15 April 20262 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Angka putus sekolah di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah Kota Bogor melalui aparatur wilayah berupaya mengatasi persoalan tersebut dengan mendorong anak-anak putus sekolah untuk kembali mengenyam pendidikan melalui jalur nonformal.

    Lurah Cimahpar, Arief Hidayat, mengungkapkan bahwa pada 2023 tercatat sebanyak 92 anak putus sekolah. Jumlah tersebut meningkat pada 2024 menjadi 193 anak, angka tersebut bertahan hingga 2025. Dengan catatan 43 anak sama sekali tidak sekolah.

    Menurutnya, fenomena ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari rendahnya minat anak untuk melanjutkan pendidikan hingga kondisi ekonomi keluarga yang membuat sebagian orang tua kesulitan membiayai kebutuhan sekolah.

    “Pemerintah Kota Bogor melalui kelurahan sudah berupaya hadir mengajak mereka kembali masuk satuan pendidikan, salah satunya melalui PKBM,” ujar Arief, saat ditemui di Ruang Rapat Kecamatan Bogor Utara, Rabu (15/04/2026).

    Program pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menjadi salah satu alternatif bagi anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah formal. Namun, Arief mengakui minat sebagian anak untuk kembali belajar masih menjadi tantangan tersendiri.

    “Kita terus bergerak untuk menekan angka putus sekolah. Minat siswa jadi tantangan buat kami agar terus melakukan upaya-upaya agar minat anak untuk sekolah kembali tumbuh. Karena bagaimanapun pendidikan merupakan hak dasar masyarakat,” bebernya.

    Kasus putus sekolah di wilayah tersebut juga cukup variatif, mulai dari jenjang sekolah dasar yang tidak melanjutkan ke SMP hingga siswa SMP yang tidak melanjutkan ke tingkat SMA.

    Selain mendorong mereka kembali belajar, pihak kelurahan juga berupaya mencegah dampak sosial yang mungkin timbul akibat putus sekolah, seperti pergaulan bebas di kalangan remaja.

    Untuk itu, para remaja yang tidak melanjutkan pendidikan dilibatkan dalam berbagai positif, salah satunya melalui program Rumah Dilan atau Rumah Pendidikan dan Pelatihan.

    “Tujuannya agar mereka tetap memiliki kegiatan yang positif, menambah keterampilan, dan tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang negatif,” jelas Arief.

    Pemerintah kelurahan berharap berbagai upaya tersebut dapat menekan angka putus sekolah sekaligus membuka peluang bagi anak-anak di wilayah tersebut untuk tetap mendapatkan akses pendidikan.

    Arief Hidayat Lurah Cimahpar
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya

    PP Perlindungan Anak Diterbitkan, ADP Apresiasi Jokowi

    25 Agustus 2021
    Bantuan

    Repdem Kota Bogor Terjunkan Relawan ke Cianjur

    24 November 2022
    Kota Bogor

    Dewan Keukeuh Tolak Perda Obligasi dan Dana Cadangan

    18 Desember 2019
    Kesehatan

    Titik Terang Masa Depan PDJT Trans Pakuan

    7 Juni 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Daerah

    Pembongkaran Pasar Bogor Berjalan, 800 PKL Diberi Waktu Pindah

    13 Februari 2026

    BOGOR – Pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor mulai dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan ke…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.