Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dugaan Mobil Dinas Dipakai Sipil Disorot, STS : Akan Kita Dalami
    • Warga RW 02 Empang Dukung Nazhir dan Pemkot Tata Alun-alun Empang
    • Jembatan Penghubung Paledang–Pasir Jaya Dikebut, Jenal Minta Tak Ada Keterlambatan
    • Tinjau Longsor Kedung Badak, Banu Bagaskara Desak BBWS Segera Bertindak
    • Pastikan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Tinjau Pasar Jambu Dua
    • Pemkot Bogor Apresiasi HBLM Perangi Stunting Kota Bogor
    • 316 Atlet Muda Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026
    • Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » 37 SMP dan 6 SD di Kota Bogor Akan Uji Coba PTM
    Kesehatan

    37 SMP dan 6 SD di Kota Bogor Akan Uji Coba PTM

    24 Mei 20212 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pembelajaran tatap muka akan memasuki tahap uji coba, rencananya kegiatan tersebut akan dimulai pada akhir bulan ini di Kota Bogor.

    Sebanyak 37 SMP dan 6 Sekolah Dasar akan mengikuti pembelajaran tatap muka atau PTM tersebut.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Hanafi, di Balai Kota Bogor, Senin, 24 Mei 2021 mengatakan jumlah tersebut merupakan hasil verifikasi dari satgas covid-19.

    “Dari hasil verifikasi tim Satgas Covid, hanya ada 37 SMP dan 6 SD di Kota Bogor yang rencananya akan melakukan ujicoba PTM awal bulan mendatang,” kata

    Dari 37 SMP yang akan ikut pembelajaran tatap muka itu, terdapat 20 sekolah negeri dan sisanya 17 swasta. “Sedangkan untuk 6 SD yang terverfikasi terdiri dari 1 SD di setiap kecamatan di Kota Bogor” kata dia.

    Menurut Hanafi, durasi jam pelajaran di sekolah saat sekolah tatap muka itu waktunya hanya 3 jam. “Sehingga hanya mata pelajaran yang inti dan urgent aja yang akan disampaikan dalam metode PTM, “kata dia.

    Menurut Hanafi, sekolah tatap muka di Kota Bogor dilakukan untuk sosialisasi adaptasi kebiasaan baru. Sehingga baik pelajar maupun tenaga pendidik secara ketat mengikuti protokol kesehatan mulai dari kedatangan sampai pulang sekolah.

    “Setiap siswa wajib cuci tangan dan tidak boleh tukar alat tulis. Mereka juga wajib membawa makan masing-masing dari rumah, ” kata dia.

    Hanafi mengatakan, jika selama uji coba sekolah tatap muka ini ditemukan kasus positif Covid-19 baik tenaga pengajar atau siswa sekolah, maka Dinas Pendidikan akan langsung menutup sekolah tersebut.

    “Dengan tegas saya akan langsung hentikan PTM dan menutup sekolah yang terindikasi ada kasus baru positif Covid sampai batas waktu yang ditentukan,” kata dia.

    Hanafi mengatakan, yang paling penting dalam pelaksanaan sekolah tatap muka di Kota Bogor ini dapat dilajukan jika mendapat persetujuan dari orang tua dan wali murid melalui komite sekolah. “Surat pernyataan persetujuan dari orang tua di atas materai menjadi salah satu syarat, ” kata dia.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Urai Pasien Covid-19, RSUD Kota Bogor Aktifkan RS Perluasan

    1 Juli 2021
    Olahraga

    Tak Dapat Tempat, Borini Siap Hengkang

    20 Desember 2019
    Kota Bogor

    Kejuaraan Sepatu Roda Bogor Open 2022, 560 Atlet Berebut Piala Wali Kota

    3 Juli 2022
    Kota Bogor

    Pegawai Perumda Tirta Pakuan Dibekali Pelatihan Operasi dan Perawatan IPAM

    23 Agustus 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.