BOGOR – Kemampuan akademis pelajar Sekolah Rakyat (SR) 3 di Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbakom) Asrama Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Perhubungan (PPSDMAP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menunjukkan perkembangan dan peningkatan.
Salah satunya terlihat dari Aji Prasetyo, siswa SMA SR 3, yang mampu menjawab dua pertanyaan sekaligus dari Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengenai wawasan kebangsaan dan geografi saat kunjungan berlangsung.
SR 3 yang berada di Kabupaten Bogor ini merupakan sekolah gratis dengan konsep asrama atau boarding school. Sekolah ini merupakan rintisan Kementerian Sosial bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang berada pada desil 1 dan desil 2. Kepala Sekolah SR 3, Siti Nurma Nugraha, merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang berasal dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor.
Menjadi bagian dari Sekolah Rakyat membuat Aji lebih disiplin dan tertib. Selain mendapatkan pendidikan akademis, ia juga memperoleh pendidikan karakter.
Pada awal masa adaptasi, Aji sempat merasa jenuh, bosan, dan lelah. Bahkan, ia sempat berpikir untuk melarikan diri. Namun, setelah menjalani masa adaptasi selama sepekan, ia mulai merasakan bahwa berada di Sekolah Rakyat merupakan pilihan terbaik yang bisa dilakukannya untuk mengubah kehidupan keluarga serta mewujudkan mimpi dan cita-citanya.
“Alhamdulillah betah. Awal ada perasaan pengen kabur, tapi lama kelamaan betah banget, nyaman. Sudah biasa bangun subuh juga, disiplin. Belajarnya juga cepat menangkap. Saya tadi jawaban pertanyaan Pak Wali juga karena belajar di sini, dapat ilmu di sini. Pokoknya ingin wujudkan mimpi,” ungkap Aji, Senin (2/11/2026).
Aktivitas sehari-hari Aji dimulai sejak pukul 03.30 WIB. Ia mengawali hari dengan membersihkan lingkungan, kemudian mandi dan melaksanakan ibadah salat Subuh.
Menjelang pagi, kegiatan dilanjutkan dengan olahraga ringan bersama, sarapan, dan pembelajaran di kelas. Saat jam istirahat, para siswa makan siang dengan tertib. Setelah itu, mereka mengikuti kegiatan ekstrakurikuler serta berbagai aktivitas untuk mengembangkan minat dan bakat. Pada waktu senggang, para siswa juga sesekali mengadakan kegiatan menonton bersama di aula.
Aji pun bertekad untuk menjalani pendidikan hingga lulus dan belajar dengan sungguh-sungguh.
“Iya harus terus belajar, semangat buat wujudkan mimpi,” tegasnya.
