Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan
    • Meriahkan Bogor Jazz Hujan, Pecinta Musik Jazz Dimanjakan dengan Konsep Intimate Experience
    • Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Jalan Sholis Amblas Lebih Setengah Meter, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Percepatan Perbaikan
    Kesehatan

    Jalan Sholis Amblas Lebih Setengah Meter, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Percepatan Perbaikan

    31 Agustus 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Kondisi Jalan Soleh Iskandar (Sholis) yang berada di depan eks Mall Mega M mengalami kerusakan berupa badan jalan yang amblas.

    Banyaknya aduan dari masyarakat yang mengeluhkan kondisi jalan, membuat Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, bersama anggota DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar dan Mardiyanto melakukan pengecekan jalan, Senin (31/8).

    Atang bersama Karnain dan Mardiyanto pun melakukan pengukuran dan diketahui kedalaman jalan yang amblas mencapai 56.5 centimeter.

    Dengan kondisi jalan yang semakin mengkhawatirkan karena semakin ambles dan banyaknya retakan di badan jalan, Atang meminta kepada Kementerian PUPR yang diwakili oleh Kepala Staf PPK 5.2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat Kemen PUPR Arimi Indira agar melakukan penanganan dan perbaikan agar tidak memakan korban.

    “Langkah taktis yang harus cepat dilakukan adalah sterilisasi satu jalur oleh Dishub untuk pengamanan”, jelas Atang.

    Kedua, hasil komunikasi dengan pihak KemenPUPR, akan dilakukan langkah penanganan sementara melalui pemasangan plat baja. “Sambil menunggu penghitungan, penganggaran, dan pelaksanaan perbaikan dari Pusat, direncanakan untuk dipasang plat baja untuk mengurangi tekanan beban oleh KemenPUPR”, tambah Atang.

    Selain melakukan pengukuran jalan yang amblas, Atang bersama Indira juga melakukan pengecekan terhadap bagian bawah jalan yang merupakan aliran Sungai Cipakancilan.

    Dari hasil pengecekan diketahui adanya retakan pada tanggul penahan tanah (TPT) yang berada dibawah jalan.

    “Secara kasat mata tanggul penahan tanah sudah ada doyong ke luar, dan ada retakan, sedangkan beban jalan berat sehingga tanah bergeser,” jelas Atang.

    Lebih lanjut, untuk mempercepat proses perbaikan jalan, Atang mengaku akan membuka komunikasi dengan Komisi V DPR-RI untuk membantu mendorong Pemerintah Pusat melaksanakan perbaikan sesegera mungkin.

    “Intinya DPRD akan membantu Pemkot, berkoordinasi dengan pemerintah pusat (PUPR). Kami juga akan berkoordinasi dengan Komisi 5 DPR RI agar menjadi perhatian serius,” tegasnya.

    Langkah KemenPUPR

    Dilokasi yang sama, Kepala Pengawas Lapangan PPK 5.2 Provinsi Jawa Barat, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta-Jawa Barat Kemen PUPR, Arimi Indira Suralena mengatakan, pihaknya akan melakukan survey dan pengujian lebih lanjut untuk dapat dicarikan penanganan yang tepat dari masalah penurunan jalan tersebut.

    Indri menyebutkan, beberapa alternatif penanganan sementara yang mungkin dilakukan yaitu retak pada jalan ditutup dengan Asphalt Sealant agar air tidak masuk kedalam timbunan. Bisa juga dengan pemasangan plat baja untuk membantu mengurangi beban dinding penahan tanah.

    “Besok pagi tim teknis kami akan melihat dan melakukan survey serta pengujian lebih lanjut untuk segera direncanakan penanganannya,” ujar Indri.

    Sementara itu, sambung dia, terkait penanganan permanen hal itu sedang dalam pengajuan. Setelah ditinjau oleh tim teknis dari Kemen PUPR, rencananya penanganan permanen bisa dilaksanakan tahun ini atau pada 2022.

    “Kemudian penanganan permanen, sedang diajukan. Apakah akan dilaksanakan tahun ini atau tahun depan,” ucapnya.

    Terkait adanya penurunan tanah di sisi pembatas jalan sebelah kanan, Indri menjelaskan, hal itu terjadi lantaran dinding penahan tanah sudah tidak kuat. Sehingga, tanah mengalami penurunan dan berdampak pada jalan tersebut.

    “Penurunan tanah ada sekitar 56.5 centimeter. Nanti akan dicek apakah dinding penahannya masih kuat. Penanganan sementara juga akan dibicarakan lebih lanjut,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Langgar PPKM, Sembilan Tempat Usaha Disegel Satpol PP Kota Bogor

    8 Agustus 2021
    Kesehatan

    Lima Calon Direksi Tirta Pakuan Paparkan Inovasi Digitalisasi

    25 November 2020
    Kota Bogor

    Bima Arya Cek Ruang Atap Sekolah Ambruk, Pemkot Bogor Anggarkan Perbaikan

    2 Desember 2022
    Gizi

    Cegah Stunting, Mahasiswa IPB University Gencarkan Sosialisasi Polisi

    18 November 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

    28 Januari 2026

    BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil…

    Covid19

    Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha, Diskop & UMKM Gaungkan Program Bogor Hitz

    25 Mei 2021

    Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor menggeber program Bogor Hitz demi meningkatkan daya beli masyarakat dan kualitas pelaku UMKM ditengah dampak pandemi covid-19.

    Daerah

    BKAD Gelar Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perpajakan

    19 Mei 2022

    Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor menggelar sosialisasi bendahara pengeluaran di Ibis…

    Ekonomi

    Evaluasi Reformasi Birokrasi, Bima Arya Paparkan Berbagai Program Inovasi di Kota Bogor

    20 Agustus 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memaparkan perkembangan reformasi birokrasi di Kota Bogor. Hal ini dilakukan…

    Edukasi

    Bima Arya Kukuhkan TPAKD, Percepat Akses Keuangan

    20 Juli 2023

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bogor di…

    Daerah

    Pasar Gembrong Sukasari Siap Diresmikan

    9 Juni 2025

    BOGOR – Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.