Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Adityawarman Adil Hadiri Pelepasan Kontingen PORPROV 2026
    • Jelang Porprov XV Jabar 2026, Pemkot Segera Uji Coba Jalan Saleh Danasasmita
    • Jenal Mutaqin Ajak Warga Konsisten Jaga Kebersihan Lingkungan
    • Dihuni 1.085 Unit Usaha di Lahan 208 Hektar, Curugmekar Bogor Tancap Gas Genjot Ekonomi
    • Proses Hukum Berjalan, Sentul City Mangkir Dua Kali Panggilan Polda Jabar
    • Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
    • Kota Bogor Buka Donasi Bantuan Bencana
    • Denny Mulyadi Kukuhkan Pokja BSAN, Dorong Sekolah Aman dan Nyaman bagi Anak
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Musrenbang » DPRD Kawal Musrenbang Kecamatan Kota Bogor Targetkan RPJMD Kota Bogor Rampung di 2024
    Infrastruktur

    DPRD Kawal Musrenbang Kecamatan Kota Bogor Targetkan RPJMD Kota Bogor Rampung di 2024

    31 Januari 20235 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2024 tingkat kecamatan Kota Bogor, menjadi Musrenbang terakhir bagi kepemimpinan Bima Arya – Dedie Rachim. Guna memastikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor 2019 – 2024 terpenuhi, DPRD Kota Bogor pun mengawal berlangsungnya Musrenbang tingkat kecamatan.

    Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto yang menghadiri langsung Musrenbang di Kecamatan Bogor Utara pada Senin (16/1), menyampaikan pentingnya pembangunan wilayah yang ditunjang dengan kualitas sumber daya mansia (SDM) dan perekonomian warga.

    Hal tersebut pun sejalan dengan program yang sudah ditetapkan didalam RPJMD Kota Bogor dengan visi Kota Bogor Ramah Keluarga yang terdiri dari program Kota Bogor Sehat, Kota Bogor Cerdas dan Kota Bogor Sejahtera.

    “Mayoritas usulan musrenbang didominasi oleh pengajuan infrastruktur fisik. Ini penting dan dibutuhkan warga. Namun jangan lupa, pembangunan SDM, menumbuhkan ekonomi, menumbuhkan UMKM juga penting dan harus kita alokasikan” ujar pria yang akrab disapa Kang Atang tersebut.

    Pengembangan SDM, menurut Atang, diperlukan program penguatan sektor pendidikan maupun pengembangan kapasitas di wilayah. “Pendidikan, sarana pendidikan, pelatihan, pengembangan kapasitas diri melalui program informal wilayah dibutuhkan untuk akselerasi SDM di masa depan”, imbuh Atang.

    Selain pengembangan kualitas SDM, infrastruktur, dan ekonomi, Atang juga menyampaikan usulan peningkatan insentif untuk petugas ujung tombak di wilayah. Seperti petugas RT, RW, LPM, kader Posyandu, Posbindu dan sebagainya.

    “Kita sangat terbantu oleh kinerja ujung tombak kita di wilayah. Membantu keberhasilan program Pemerintah. RT, RW, LPM, kader Posyandu, Posbindu dan lain. Tapi sudah hampir 6 tahun ini mereka belum naik insentifnya. Jadi di RAPBD 2024 sebagai tahun terakhir perencanaan dari Pak Wali dan DPRD periode ini, kita perlu berikan apresiasi untuk beliau-beliau,” tegas Atang.

    Terpisah, Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin yang menghadiri Musrenbang Kecamatan Bogor Timur pada Senin (16/1) menyoroti perihal masih minimnya fasilitas pendidikan tingkat SMP dan SMA di Kecamatan Bogor Timur.

    JM sapaan akrabnya, mencatat hanya ada satu SMP Negeri di wilayah Bogor Timur, yakni SMP 18 dan SMP terdekat lainnya adalah SMP 3 yang berada di Bogor Tengah.

    “Kami berharap bahwa 2023 atau 2024 itu, sudah bisa menambah jumlah unit sekolah negeri baru. Karena, kemarin DED sudah selesai, kajian sekolah negeri untuk semua kecamatan se-Kota Bogor iedalnya juga sudah dilakukan oleh Bappeda, jadi sudah harus bisa direalisasikan sebelum pak wali selesai jabatan,” ujar JM.

    Opsi menambah jumlah sekolah tidak hanya seukur membangun sekolah baru dengan membeli lahan yang ada. Tetapi dengan malakukan akuisisi terhadap sekolah swasta yang sudah sepi peminat juga bisa dilakukan guna menambah jumlah SMP Negeri.

    Sedangkan untuk tingkat SMA, JM menjamin bahwa pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap mendanai pembangunan sekolah SMA Negeri baru di Kota Bogor.

    “Bicara anggaran, provinsi siap membantu, apalagi untuk sekolah SMA negeri. Kami pimpinan DPRD Kota Bogor sudah dua kali ke dinas pendidikan provinsi jabar, tinggal mengusulkan dimana lahannya, baik lahan pemerintah atau lahan sistem pinjam pakai, pemprov siap membiayai, menganggarkan untuk pembangunan SMA, tinggal pertanyaannya adalah kita mau atau tidak,” tegas JM.

    Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Bogor Selatan pada Rabu (25/1). Dimana, menurutnya perlu segera dibangun SMP dan SMA Negeri di Bogor Selatan untuk memenuhi kebutuhan warga terhadap fasilitas pendidikan.

    “Saat ini baru ada SMAN 4 yang hanya mengakomidir warga di Kelurahan Empang, Bondongan, Ranggamekar dan sekitarnya. Ini harus segera direalisasikan, agar tidak terjadi peningkatan angka putus sekolah SMA karena tidak mampu membayar biaya di sekolah swasta. Saya mencatat, tahun lalu ada 163 anak yang putus sekolah dan yang terbanyak di Kelurahan Rancamaya ada 68 anak, Bojongkertakerta 39 anak dan Genteng 22 anak,” jelas Dadang dihadapan Walikota Bima Arya.

    Selain bidang pendidikan, pembangunan infrastuktur juga masih banyak yang belum terealisasi, seperti pembangunan TPT dan perbaikan wilayah yang terkena longsor di Bogor Selatan yang menurut catatan pihak Kecamatan ada lebih dari 57 titik di wilayah longsor dan 8 titik banjir. “Saya sendiri mencatat ada beberapa wilayah yang sejak tahun 2000 terkena longsor dan sudah disurvei pak Wali, namun sampai sekarang masih belum juga dibangun diantaranya di wilayah RW 9 dan 10 Kelurahan Bondongan, di RW 3 Kelurahan Muarasari. RW 15 Kelurahan Cipaku dan beberapa wilayah lainnya.  Saya berharap tahun 2023 ini bisa segera dilaksanakan khususnya untuk ke 3 wilayah tadi, karena sudah sangat membahayakan jika ada longsor susulan di wilayah tersebut,” pintanya.

    Dalam kesempatan itu, Dadang juga mengusulkan agar kedepan bisa dibangun RSUD di Bogor Selatan untuk memenuhi pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan. Terkait masalah bantuan untuk tiap kelurahan sebesar Rp250 juta, semoga di tahun depan bisa direalisasikan. Termasuk peningkatan honor bagi RT, RW, kader posyandu dan guru ngaji. Banyaknya UMKM di Bogor Selatan berjumlah 10.837 UMKM, pada bidang ekonomi diharapkan Pemkot mengalokasikan anggaran dan tempat bagi UMKM.

    “Kami dari DPRD Kota Bogor siap bersinergi dengan Pemkot Bogor untuk bisa mengawal dan merealisasikan aspirasi warga Bogor Selatan melalui usulan Musrembang ini. Dengan menjalankan fungsi anggaran kami pada penyusunan APBD 2024 nanti, dan membantu aspirasi warga yang tidak bisa direalisasikan melalui Musrembang ini. Mudah-mudahan bisa dibantu melalui pokok pokok pikiran anggota DPRD dari dapil Bogor Selatan agar warga Bogor Selatan bisa hidup lebih sejahtera kedepannya,” tutupnya

    Atang Trisnanto Bima Arya Dadang Iskandar Danubarta Jenal Mutaqin Pemkot Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Namanya Diajukan ke Gerindra Jabar, Sendi Makin Optimis dapat Tiket Pilwalkot 2024

    16 Mei 2024
    Edukasi

    Kunjungi PDAM Padang, Rino Cs Paparkan Pelayanan Air dan Peningkatan Ekonomi

    23 Agustus 2022
    Jawa Barat

    Cegah Bencana dan Berdayakan Masyarakat, 1.000 Bibit Pohon Buah Ditanam

    1 April 2022
    Olahraga

    Inter Buntu, Mertens Bakal Perpanjang Kontrak di Napoli

    28 Februari 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

    14 Maret 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.