Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan
    • Meriahkan Bogor Jazz Hujan, Pecinta Musik Jazz Dimanjakan dengan Konsep Intimate Experience
    • Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Shopee Indonesia dan Disdik Jawa Barat Launching Program Kurikulum Bisnis Digital
    Kota Bogor

    Shopee Indonesia dan Disdik Jawa Barat Launching Program Kurikulum Bisnis Digital

    11 Januari 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat bersama Shopee Indonesia melaunching program kurikulum bisnis digital di SMK Negeri 1 Kota Bogor pada Selasa (11/1/2022) pagi.

    Pada tahap awal, sebanyak 245 siswa SMK Negeri Kota Bogor mengikuti kurikulum bisnis digital ini dan ditargetkan sebanyak 26 ribu siswa SMK se-Jawa Barat akan mengikuti kurikulum baru ini.

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memaparkan dengan ini Jawa Barat berinisiatif dan berinovasi mempercepat proses adaptasi, dan dengan untuk mengarahkan para siswa kejuruan untuk menjadi enterpreuner.

    “Secara statistik kurikulum bisnis digital ini sangat diminati dan dibutuhkan. Diketahui saat ini banyak lulusan SMK tidak terserap, itu karena tidak siap menghadapi cuaca diera sekarang. Jadi kita siapkan anak kita tangguh menghadapi cuaca,” ungkapnya.

    Kang Emil, sapaan akrabnya melanjutkan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam ekosistem digital.

    “Saat ini dibutuhkan e-learning, digital learning dan lainnya. Semua orang saat ini sudah pegang handphone, rata-rata smartphone. Nah, 90 persen handphone digunakan masyarakat untuk mempermudah urusan hidupnya,” ujarnya.

    “Ya, itulah dunia kita hari ini, jadi dengan program ini akan ada 26 ribu penerima manfaat, saya doakan menjadi wajah baru generasi muda Jawa Barat. Kami ngebut duluan, jadi tidak rugi investasi di Jawa Barat karena SDM nya lebih unggul. Seperti saya punya dua ajudan saat ini, satu mengurusi administrasi saya dan satu urusan digital, saya butuh video serta konten interaktif. Jadi kita itu saat ini butuh digital marketing,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kepala Disdik Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, kerjasama yang dibuat dengan Shopee Indonesia merupakan bentuk mengurangi angka pengangguran.

    “Dari mulai kurikulum modul dan bahan ajar telah dilakukan penyusunan bersama Shopee,” tuturnya.

    “Kami persiapkan sejak bulan Juni 2021, pelatihan siswa mulai Januari ini selama 6 sampai 12 bulan kedepan. Ada sebanyak 206 SMK SeJawa Barat dengan jumlah siswa 26.312, kami di SMK juga ada sekolah mencetak wirausaha. Kami pamerkan produk SMK, jadi untuk produk SMK ini pemasaran di Shopee, kami harapkan ada tagline SMK Jawa Barat. Berharap produk SMK bisa tampil di Bandara, bila perlu di bandara luar negeri,” katanya, menambahkan.

    Dedi melanjutkan, tentunya pelaksanaan kurikulum ini untuk kelas X dilakukan sesuai kondisi sekolah, kelas XI program kreatif dan kewirausahaan, kelas XII juga bisa dilakukan. Karena itu ia berharap terus berlanjut kerjasama dengan Shopee, sehingga produk SMK Negeri ini bisa terus ditampilkan.

    Ditempat yang sama, Kepala Hubungan Pemerintahan Indonesia pada Shopee Indonesia, Balques Manisang mengatakan, memasuki tahun 2022 di minggu kedua, Shopee bergerak cepat menentukan alat yang tepat untuk membantu pemulihan ekonomi, salah satu yang dirasa paling ampuh jangka panjang adalah pendidikan.

    “Semua yang berjuang adalah generasi muda, menyongsong perkembangan era digitalisasi. Penting menentukan perencanaan yang baik,” kata dia.

    “Ini seperti yang dikatakan pak Kadisdik, kami bergerak dibukan Januari agar ilmu tersampaikan dengan tepat ke adik-adik SMK Negeri. Kami berharap bisa sampai 26 ribu. Konsentrasi dari kurikulum Shopee bagaimana adik-adik bisa menerima soft skill, yang menjadi tantangan karena saya yakin adik-adik SMK bisa. Setelah 6-12 bulan kurikulum selesai, nanti ada magang sampai ada peluang bekerja di Shopee,” jelasnya.

    Balques menambahkan, selanjutnya ini akan komitmen 22 modul pembelajaran selama dua semester, ia berharap materi dapat diterima dengan baik. Dengan begitu ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang telah dibangun untuk para siswa dan membangun Indonesia.

     

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Jawa Barat

    Sekda Kunjungi One Home Farm di Katulampa, Bisa Jadi Destinasi Wisata Baru

    29 November 2022
    Kota Bogor

    Revitalisasi Pasar Jambu Dua Dimulai, Ratusan Pedagang Mulai Isi TPS

    27 Maret 2023
    Kesehatan

    Yeeeay! Hotel dan Restoran di Kota Bogor dapat Hibah Pariwisata

    16 November 2020
    Pemilu 2024

    Kirab Pemilu Damai 2024 di Kota Bogor, KPU Ajak Jaga Kondusifitas

    6 November 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

    24 Maret 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah pimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim tinggal selangkah lagi…

    Ekonomi

    Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor 2021 Naik Rp 200 Miliar

    23 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan…

    Ekonomi

    Pusat Harus Ikut Maksimalkan Potensi Heritage di Tiap Daerah

    19 September 2022

    Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menggelar seminar nasional bertajuk ‘Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di…

    Ekonomi

    Promosikan Pasar Tradisional, Sekda Syarifah Sofiah Belanja di Pasar Jambu Dua

    11 Agustus 2024

    BOGOR – Dalam upaya mencintai dan mempromosikan pasar tradisional, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah…

    Ekonomi

    Adityawarman Resmikan Job Fair 2025 Kota Bogor

    16 Oktober 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil bersama Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin meresmikan…

    Ekonomi

    Cafe Daong, yang Mewah dan Bernuansa Alam Ternyata Tak Berizin

    2 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Keberadaan Cafe Daong, di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, ternyata belum mengantongi…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.