Barayanews.co.id – Penindakan tegas terhadap pengusaha Cafe Daong di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, karena diketahui belum mengantongi perizinan, ditentukan dalam satu bulan.
Hal itu lantaran Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, masih memberikan toleransi waktu kepada pihak pengusaha agar mengurus semua bentuk perizinan cafe tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara mengatakan, dari hasil inspeksi mendadak (Indak) ke Cafe Daong, Komisi III menemukan pelanggaran yang dilakukan pihak pengusaha, yakni belum adanya izin.
“Kami mendorong agar pengusaha Cafe Daong mengurus semua perizinannya. Biar bisa memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor,” ujarnya kepada wartawan usai mendatangi Cafe Daong, belum lama ini.
Namun, politisi Partai Gerindra itu pun memberikan batas waktu kepada pihak pengusaha Cafe Daong dalam menyelesaikan semua legalitas perizinan, baik IPPT, Amdal Lalin hingga IMB.
“Saya kasih waktu satu bulan, kalau tidak ada juga legalitas perizinan nya, maka saya akan mendorong dinas terkait untuk menutup cafe tersebut,” tegas Sastra.
Selain Ketua Komisi III, Sastra Winara, ikut juga anggota Komisi III lain nya, seperti H. Selamat, Nurodin, Feri, Rizal serta didampingi sejumlah dinas terkait, anggota Satpol PP Kecamatan Caringin dan Kepala Desa (Kades) Pancawati. (DB)
BOGOR – Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, mulai mengubah arah pengembangan potensi wilayahnya. Jika dulu…
BOGOR - Pasca hujan deras yang melanda Kota Bogor pada Senin (18/5/2026), beberapa wilayah mengalami…
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan…
BOGOR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor mengajak aparatur wilayah, mulai dari camat, lurah…
BOGOR – Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Hotel…
BOGOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat resmi memulai pembangunan fisik trase baru Jalan Saleh…
This website uses cookies.