Kota Bogor

Tinjau Tenda Darurat di RSUD Kota Bogor, Begini Penjelasan Dedie Rachim

BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau tenda darurat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor pada Selasa (29/6/2021).

Tenda yang berkapasitas 20 tempat tidur ini segera diaktivasi bersamaan dengan Rumah Sakit Lapangan (RSL) yang kembali dibuka secepatnya karena angka Covid-19 Kota Bogor terus meningkat.

Dedie mengatakan, dirinya meninjau tenda darurat RSUD Kota Bogor setelah sebelumnya meninjau proyek pembangunan Masjid Agung Kota Bogor.

“Untuk tenda darurat ini InsyaAllah akan beroperasi bersamaan dengan reaktivasi eks RSL Kota Bogor. Untuk kapasitasnya 20 tempat tidur tenda darurat ini,” ungkal Dedie.

Dedie melanjutkan, untuk tenaga kesehatan tenda darurat ini sudah disiapkan yaitu perawat dari RSUD Kota Bogor, hal itu dilakukan karena memang lokasinya diarea RSUD Kota Bogor.

“Sementara itu, untuk RSL butuh 40 nakes, saat ini sedang proses rekrutmen. Karena kapasitas RSL 60 tempat tidur, rekrutmen dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan. Kami juga butuh tenaga dokter,” tambahnya.

Dedie berpendapat, dengan kebutuhan nakes yang cukup banyak saat ini dirasakan sulit, dikarenakan semua wilayah memang membutuhkan nakes. Hal itu disebabkan banyaknya nakes yang terpapar Covid-19 Kota Bogor.

“Ya, begini. Saat ini sulit mencari nakes, karena hampir semua wilayah membutuhkan tambahan nakes. Selain nakes kami juga masih perlu tambahan peti mati pasien Covid-19 Kota Bogor yang meninggal,” pungkasnya.

Terpisah, Direktur Utama RSUD Kota Bogor dr Ilham Chaidir mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di RSUD sudah sangat penuh. Dari data yang dimilikinya, tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 untuk dewasa sudah 100 persen.

“Selain itu untuk ICU juga sudah 100 persen, untuk pasien anak sudah 50 persen,” ungkap Ilham kepada wartawan.

Ilham menerangkan, untuk satu tenda darurat yang dipasang, dirinya bisa setidaknya menampung untuk 20 tempat tidur, sedangkan untuk alat kesehatan dan tenaga kesehatan (nakes), seluruhnya dari RSUD Kota Bogor.

“Betul, isinya on proses secepatnya. Semoga mampu buat 20 bed. Alkes dan nakes dari kami, RSUD for humanity,” terangnya.

 

Share

Recent Posts

Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui berbagai program peningkatan kinerja instansi terus melakukan langkah-langkah…

2 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor

BOGOR - Presiden Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menghibahkan bantuan 160 unit…

2 hari ago

Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Peran IWAPI Terus Ditingkatkan

BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyebut pertumbuhan ekonomi dari tahun 2024 hingga…

2 hari ago

Pemkot Bogor Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Bunda PAUD Ingatkan Pentingnya Tumbuh Kembang Alami Anak

BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menggelar Sosialisasi Implementasi Wajib Belajar…

2 hari ago

Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum

BOGOR — Lahan seluas sekitar 7.000 meter persegi milik keluarga mantan Kapolres Bogor yang terletak…

6 hari ago

Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen melakukan penataan di setiap wilayah Kota Bogor,…

6 hari ago

This website uses cookies.