Kota Bogor

Korvey Kementerian LH, Dewan Soroti Drainase yang Ditata Kembali Dipenuhi Sampah

BOGOR – Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol bersama jajaran Forkopimda Kota Bogor menggelar aksi bersih-bersih massal (korvey) di kawasan pusat kota, Senin (16/2/2026). 

Kegiatan yang melibatkan sekitar 1.300 personel tersebut menyisir rute mulai dari Tugu Kujang hingga Jalan Pedati dan Lawang Saketeng.

Hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Jenal Mutaqin, DPRD Kota Bogor dan unsur Forkopimda.

Dalam peninjauan di lapangan, Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara menemukan masih banyak tumpukan sampah di saluran drainase dan di pinggir jalan yang sebelumnya telah ditata.

Ia menilai penumpukan tersebut terjadi akibat kurangnya pengawasan dan pembiaran dalam waktu cukup lama.

“Saya melihat langsung di beberapa titik, drainase yang sudah ditata kembali dipenuhi sampah. Ini terjadi karena pembiaran yang terlalu lama dan kurangnya rutinitas pengawasan,” ujar Banu.

Ia menegaskan, DPRD Kota Bogor akan memberikan arahan langsung kepada Dinas PUPR, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim), serta Dinas Lingkungan Hidup untuk segera menindaklanjuti temuan tersebut.

“Kami di DPRD akan meminta dinas terkait untuk bergerak cepat. Jangan sampai setelah dibersihkan hari ini, beberapa minggu kemudian kembali menumpuk. Harus ada sistem pengawasan yang konsisten,” tegasnya.

Selain itu, Banu juga menyoroti pentingnya peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menegakkan Peraturan Daerah tentang kebersihan dan mengawasi aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan sampah.

“Penegakan Perda kebersihan harus diperkuat. Satpol PP perlu lebih aktif melakukan pengawasan agar ada efek jera bagi pelanggar,” katanya.

Menindaklanjuti arahan dari kementerian pusat, DPRD Kota Bogor, lanjut Banu, berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan agar solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah dapat berjalan optimal. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan yang telah dibenahi.

“Kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga masyarakat. Kalau drainase bersih dan tidak tersumbat, fungsi pengendalian banjir dan estetika kota bisa terjaga,” tutup Banu.

Recent Posts

Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui berbagai program peningkatan kinerja instansi terus melakukan langkah-langkah…

1 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor

BOGOR - Presiden Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menghibahkan bantuan 160 unit…

1 hari ago

Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Peran IWAPI Terus Ditingkatkan

BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyebut pertumbuhan ekonomi dari tahun 2024 hingga…

1 hari ago

Pemkot Bogor Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Bunda PAUD Ingatkan Pentingnya Tumbuh Kembang Alami Anak

BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menggelar Sosialisasi Implementasi Wajib Belajar…

1 hari ago

Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum

BOGOR — Lahan seluas sekitar 7.000 meter persegi milik keluarga mantan Kapolres Bogor yang terletak…

5 hari ago

Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen melakukan penataan di setiap wilayah Kota Bogor,…

6 hari ago

This website uses cookies.