BOGOR – Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Eka Wardhana, menghadiri pelantikan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Lies Permana Lestari di Halte Biskita Ciparigi, Kamis (2/12).
Dalam kesempatan itu, Eka mengungkapkan akan mendukung kinerja jajaran direksi baru PDJT sesuai dengan fungsi DPRD.
Untuk fungsi legislatif, Eka mengatakan bahwa saat ini DPRD Kota Bogor masih melakukan pembahasan terhadap Raperda perubahan nama PDJT menjadi Perumda Trans Pakuan.
“Yang pasti sesuai dengan fungsi kami di DPRD fungsi legislasi kita masih ada amanat kaitan dengan perubahan nomenklatur PDJT menjadi perumda, itu yang sedang kita bahas,” ujar Eka.
Sedangkan, untuk fungsi penganggaran, Eka mengaku akan mensuport perbaikan transportasi massal di Kota Bogor melalui APBD.
“Dari fungsi keuangan kami akan mensupport bagaimana kita menggunakan APBD untuk terus membantu berkembangnya transportasi umum yang memang baru di Kota Bogor,” ungkap Eka.
Terakhir, sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan, Eka secara tegas mengatakan akan memasang kedua matanya untuk mengawal PDJT, agar jajaran direksi yang baru bisa membawa perusahaan yang sempat mati suri ini kembali beroperasi dan memberikan manfaat kepada warga Kota Bogor.
“Insyaallah dipilihnya Bu Lies menjadi gerakan perubahan dan terus memantau bagaimana perjalanan menjadi Perumda Transportasi. Kami di DPRD juga akan ikut mengawasi dan mengawal, agar ikhtiar kita membuahkan kebaikan bagi warga Kota Bogor,” pungkasnya.
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV)…
BOGOR - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menggelar acara halal bihalal bersama jajaran direksi…
BOGOR — Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso, menanggapi kritik Ketua KPP…
BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gelanggang Olahraga Masyarakat…
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyambut arahan pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan…
BOGOR - Tumpukan sampah dari para pedagang kaki lima (PKL) yang membusuk dan menimbulkan aroma…
This website uses cookies.