Barayanews.co.id – Anggota DPRD Kota Bogor, Anna Mariam Fadhilah menilai sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) sejauh ini jauh dari kata efektif.
Pasalnya, para siswa yang dipaksa belajar secara mandiri tidak sepenuhnya mendapatkan pengawasan dan bimbingan secara utuh dari tenaga pendidik.
“Jadi saya rasa tidak seefektif pembelajaran secara tatap muka. Kalau SD masih bisa didampingi sama orang tuanya, tapi SMP dan SMA/SMK sudah mulai rumit. Tidak semua siswanya bisa memahami materi secara online dan tidak semua orang tua bisa membantu anaknya belajar di rumah,” tuturnya.
Selain itu, Anna mengatakan sistem PJJ ini terkendala beberapa faktor, seperti fasilitas, kemampuan atau sumber daya manusia orang tua siswa dan sisi finansial belum semua memadai.
“Jadi ada beberapa hambatan yang perlu jadi perhatian, mulai dari fasilitas, SDM orang tuanya dalam proses mendampingi dan membantu pembelajaran online, juga dari sisi finansialnya perlu diperhatikan, belum semua bisa memadai sebagai penunjanh kegiatan belajar mengajar,” jelas dia.
Politisi PKS itu berharap dengan digebernya vaksinasi covid-19 tahap kedua ini, penyebaran virus bisa terkendali dan pandemi segera berakhir.
“Ya semoga dengan dilakukannya vaksinasi kedua ini covid-19 bisa terkendali serta pandemi segera usai. Jadi pembelajaran tatap muka bisa diberlangsungkan,” harapnya.
BOGOR – Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, mulai mengubah arah pengembangan potensi wilayahnya. Jika dulu…
BOGOR - Pasca hujan deras yang melanda Kota Bogor pada Senin (18/5/2026), beberapa wilayah mengalami…
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan…
BOGOR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor mengajak aparatur wilayah, mulai dari camat, lurah…
BOGOR – Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Hotel…
BOGOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat resmi memulai pembangunan fisik trase baru Jalan Saleh…
This website uses cookies.