Trending

Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia Usaha Antikorupsi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Bimtek ini menghadirkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perwakilan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta mitra kerja Pemkot seperti hotel dan perusahaan jasa.

Salah satu peserta, Aris, selaku pemilik brand Batik Organik Bogor menyebut bahwa bimtek ini memberi pengalaman berharga.

Ia mengaku bahwa pelaku usaha kerap kali tidak sadar pernah menjadi bagian dari lingkaran praktik korupsi, baik sebagai korban maupun pelaku.

“Sebagai pelaku usaha penting bagi kami untuk paham bahwa korupsi adalah kejahatan yang harus kita cegah dan berantas bersama. Kegiatan ini membangun kesadaran dan membuat kami ingin ikut menyosialisasikan kepada masyarakat,” jelas Aris di Ruang Kinanti, Hotel Salak The Heritage, Jalan Ir. Haji Juanda, Kota Bogor, Selasa (27/5/2025).

Oktavia, perwakilan Zest Hotel dari PT Pajajaran Swiss Mitra Sejati Bogor, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan pengalaman baru yang sangat bermanfaat.

“Sebagai pelaku usaha dan partner pemerintah, kami jadi paham bagaimana mengantisipasi korupsi. Harapannya ke depan, Pemkot Bogor bisa semakin tertib, transparan, dan mendukung kemudahan usaha,” katanya.

Sementara itu, Felix Martha dari Asosiasi Pelaksana Konstruksi Nasional (Aspeknas) Kota Bogor, menilai kegiatan ini sebagai pengingat pentingnya membangun relasi yang sehat antara dunia usaha dan birokrasi.

“Semoga nilai-nilai integritas yang diperoleh dari bimtek ini bisa tersebar dan diimplementasikan dalam kehidupan usaha sehari-hari, baik di internal perusahaan maupun dalam kerja sama dengan pemerintah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Asadullah, pelaku usaha di bidang kompor dan briket arang. Menurutnya kegiatan ini sangat bagus untuk memberi pemahaman kepada pelaku usaha yang pro terhadap dunia usaha antikorupsi.

“Lewat kegiatan ini juga tadi kami ada diskusi grup. Harapannya semoga dari hasil paparan materi dan diskusi tadi ada tindak lanjut konkret dari KPK maupun Pemkot,” ucap Asadullah.

Recent Posts

Siapkan Beauty Contest, Perumda Pasar Bakal Konsep Eks Pasar Bogor Jadi Kawasan Terpadu

BOGOR - Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) mulai menyiapkan rencana revitalisasi kawasan eks Plaza Bogor…

3 hari ago

Pasar Merdeka Segera Beroperasi, PPJ Siapkan Relokasi Ratusan Pedagang dan PKL

BOGOR — Pembangunan Pasar Merdeka Kota Bogor kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Perumda Pasar Pakuan…

3 hari ago

Komisi II Dorong Reformasi Parkir, Peran Danru Diusulkan Dihapus

BOGOR — DPRD Kota Bogor menilai sistem pengelolaan parkir saat ini perlu dibenahi secara menyeluruh…

4 hari ago

Edukasi Antikorupsi di Perumda Tirta Pakuan, Fokus pada Mitigasi Risiko dan AGHT

BOGOR — Upaya pencegahan tindak pidana korupsi terus diperkuat. Salah satunya melalui kampanye antikorupsi dan…

4 hari ago

Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt

BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…

4 hari ago

Optimalkan Distribusi Air, Tirta Pakuan Aktifkan Pipa di MA Salmun

BOGOR — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya mengoptimalkan pendistribusian air…

4 hari ago

This website uses cookies.