BOGOR — Pembangunan Pasar Merdeka Kota Bogor kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menargetkan pasar tersebut mulai difungsikan pada akhir Agustus atau September 2026 sebagai bagian dari penataan kawasan perdagangan di Kota Bogor.
Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, mengatakan progres pembangunan telah memasuki tahap finishing. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, khususnya PT Firnie Alatas Malanihat (FAM), yang telah bekerja menyelesaikan pembangunan pasar tersebut.
“Beliau memberikan apresiasi kepada Perumda, kepada PT Firnie Alatas Malanihat (FAM), yang telah berjibaku untuk menyelesaikan proses Pasar Merdeka ini. Mudah-mudahan segera ini bisa kita fungsikan. Sekarang sedang dalam tahap finalisasi, finishing. Mudah-mudahan akhir Agustus atau September ini sudah mulai kita bisa fungsikan pasar ini,” kata Jenal Abidin.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Bogor yang terus memberikan dukungan penuh agar pembangunan Pasar Merdeka dapat segera dituntaskan.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas arahan dari Bapak Wali Kota Bogor yang terus memberikan support, semangat, dan dukungan penuh kepada kami untuk segera menuntaskan pasar ini, karena ini bagian dari proses penataan di Kota Bogor,” ujarnya.
Jenal menjelaskan, Pasar Merdeka tidak hanya akan menjadi tempat relokasi pedagang yang selama ini telah berjualan di kawasan tersebut. Ke depan, pasar itu juga akan dikembangkan sebagai pusat perdagangan barang bekas dan onderdil, sekaligus menjadi salah satu pasar bersih di Kota Bogor.
“Nanti pasar ini tidak hanya sebagai tempat penampungan pedagang existing. Tapi juga kita akan coba buat pasar ini menjadi salah satu pasar barang bekas, pasar onderdil, dan tentunya dijadikan sebagai salah satu pasar bersih yang ada di Kota Bogor,” katanya.
Terkait kesiapan pedagang, Jenal memastikan komunikasi antara pengelola dengan para pedagang berjalan baik. Berdasarkan data yang dimiliki Perumda PPJ, sekitar 362 hingga 400 pedagang existing siap menempati Pasar Merdeka.
Selain itu, masih tersedia sekitar 60 kios yang akan diprioritaskan bagi pedagang kaki lima (PKL) di sekitar kawasan Pasar Merdeka.
“Kurang lebih dari data yang ada, ada sekitar 362 sampai 400 pedagang existing yang siap ditampung oleh Pasar Merdeka ini. Kurang lebih ada 60 yang kosong, itu untuk menampung PKL sekitar,” ucapnya.
PKL yang menjual barang bekas maupun onderdil, termasuk yang selama ini berjualan di sekitar Pasar Bogor, akan diajak masuk ke dalam Pasar Merdeka. Langkah tersebut dilakukan untuk menata kawasan agar tidak ada lagi aktivitas berdagang di trotoar.
“Nanti tidak ada lagi di sekitar Pasar Merdeka ini yang berjualan di trotoar, tapi seluruhnya masuk ke dalam pasar. Pedagang barang bekas seperti HP, sepatu, loakan akan kita undang untuk masuk ke dalam Pasar Merdeka,” pungkasnya.
BOGOR - Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) mulai menyiapkan rencana revitalisasi kawasan eks Plaza Bogor…
BOGOR — DPRD Kota Bogor menilai sistem pengelolaan parkir saat ini perlu dibenahi secara menyeluruh…
BOGOR — Upaya pencegahan tindak pidana korupsi terus diperkuat. Salah satunya melalui kampanye antikorupsi dan…
BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…
BOGOR — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya mengoptimalkan pendistribusian air…
BOGOR - Anggota Komisi lll DPRD Kota Bogor, Angga Alan Surawijaya menyoroti rencana Pemerintah Kota…
This website uses cookies.