Kontraktor Nakal

Proyek Jembatan Muarasari Masih Mangkrak, Atty Somaddikarya Sebut Kegagalan Klasik Penghujung Tahun

BOGOR – Proyek pembangunan jembatan Muarasari RT 02/04, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor yang seharusnya rampung sejak 20 November lalu, hingga kini mangkrak dan belum bisa dilalui masyarakat setempat.

Pengerjaan yang menelan anggaran Rp.576 juta menggunakan APBD 2022 ini dikerjakan oleh CV. Maisyara Karyaindo.

Sebelumnya, pihak kontraktor mendapatkan adendum dan dikenakan denda permil hingga 20 Desember 2022 dari total anggaran.

Menanggapi lambatnya pengerjaan proyek tersebut, anggota Fraksi PDI Perjuangan, Atty Somaddikarya mengatakan ini merupakan kegagalan pembangunan di setiap penghujung akhir tahun sudah terlalu sering terjadi.

“Sangat disayangkan pemenang lelang untuk proyek yang menggunakan APBD jarang yang tepat waktu, dan kerap terjadi di akhir tahun,” jelasnya.

Seharusnya, lanjut Atty, Pemkot Bogor khususnya dinas terkait harus lebih teliti. “Harusnya lebih teliti mencari informasi dan referensi track record si pemenang lelang. Harus yang sudah teruji dan bukan yang asal-asalan,” tegas dia.

Lebih lanjut ia menyampaikan, adanya indikasi dugaan main mata, sebab kedekatan yang tidak dapat dibuktikan selama ini akan menghasilkan pekerjaan yang tidak tepat waktu.

“Tentunya dengan hasil pekerjaan yang menentukan dan kualitas yang perlu dipertanyakan,” sambungnya.

Atty juga mengungkapkan, APBD adalah amanah rakyat yang harus dikelola oleh pengguna anggaran dengan penuh tanggung jawab, terukur dan terencana dengan tepat sasaran untuk bisa dinikmati masyarakat Kota Bogor.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kontraktor CV. Maisyara Karyaindo tidak memberikan keterangan baik lisan ataupun tertulis.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Bogor akan merombak formasi Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor, hal tersebut lantaran aturan blacklist kontraktor ‘nakal’ tidak berjalan dengan baik. Ia pun telah mengantongi nama-nama kontraktor yang kerap kali mengalami keterlambatan dalam mengerjakan proyek dengan menggunakan biaya APBD.

Recent Posts

Gali Potensi Baru, Sukaresmi Mulai Kembangkan Produk UMKM

BOGOR – Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, mulai mengubah arah pengembangan potensi wilayahnya. Jika dulu…

3 hari ago

Jenal Mutaqin Tekankan Penanganan Jangka Panjang Solusi Banjir

BOGOR - Pasca hujan deras yang melanda Kota Bogor pada Senin (18/5/2026), beberapa wilayah mengalami…

3 hari ago

Amanat Menkomdigi pada Upacara Harkitnas 2026

BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan…

3 hari ago

PAD Kota Bogor Digenjot, Pajak Restoran-Kafe Diakselarasi Langsung Masuk ke Kas Daerah

BOGOR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor mengajak aparatur wilayah, mulai dari camat, lurah…

4 hari ago

Dikeluhkan Warga, Dewan Sidak Pembangunan Hotel Prima

BOGOR – Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Hotel…

6 hari ago

Trase Baru Batutulis Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Oktober

BOGOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat resmi memulai pembangunan fisik trase baru Jalan Saleh…

6 hari ago

This website uses cookies.