Kota Bogor

Perkuat Transparansi, Neng Zakiyah Usul Rumah KPM Penerima Bansos Ditempel Stiker

BOGOR — Komisi 4 DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Sosial Kota Bogor guna membahas evaluasi dan penguatan tata kelola bantuan sosial agar lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bogor Zakiyatul Fikriyah, menyampaikan usulan agar setiap keluarga penerima manfaat bantuan sosial diberikan stiker penanda sebagai penerima bantuan yang ditempel di rumah masing-masing.

Menurut Neng Zakiyah, sapaan akrabnya, kebijakan stiker ini bukan untuk memberi stigma, melainkan sebagai instrumen sosial yang mendorong keterbukaan data serta pengawasan bersama di tingkat lingkungan.

“Stiker penerima bantuan ini penting sebagai bentuk transparansi publik. Dengan begitu, masyarakat, RT/RW, dan aparat kelurahan dapat ikut mengawasi apakah bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak,” ujar Neng Zakiyah.

Ia menegaskan, selama ini masih ditemukan persoalan klasik dalam penyaluran bantuan sosial, seperti data ganda, penerima yang tidak lagi memenuhi kriteria, hingga warga rentan yang justru terlewat. Dengan adanya stiker, proses verifikasi dan validasi data diyakini akan lebih mudah dan partisipatif, terutama di wilayah padat penduduk seperti Bogor Utara.

Komisi 4 DPRD Kota Bogor dalam rapat tersebut juga mendorong agar Dinas Sosial mengintegrasikan kebijakan ini dengan sistem pendataan sosial yang ada, serta melibatkan perangkat kewilayahan secara aktif dalam pembaruan data penerima manfaat secara berkala.

“Ini bagian dari ikhtiar menghadirkan keadilan sosial. Bantuan negara harus tepat sasaran, dan masyarakat perlu dilibatkan sebagai pengawas sosial agar tidak terjadi kecemburuan maupun penyimpangan,” tambahnya.

Dinas Sosial Kota Bogor menyambut usulan yang disampaikan dalam rapat 15 Januari 2026 tersebut sebagai masukan konstruktif yang akan dikaji lebih lanjut dari sisi teknis, sosial, dan regulasi, agar pelaksanaannya berjalan efektif tanpa menimbulkan dampak negatif di masyarakat.

Komisi 4 DPRD Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan perlindungan sosial yang berpihak pada warga miskin dan rentan, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab.

Recent Posts

Atlet Junior Antar Judo Kota Bogor Lampaui Target 9 Medali Emas, Bidik Juara Umum

BOGOR — Cabang olahraga (cabor) judo Kota Bogor tampil gemilang dan melampaui target pada ajang…

47 menit ago

‎Cabor Soft Tenis Kabupaten Bogor Juara Umum Porprov XV Jabar 2026

‎BANDUNG - Atlet Soft Tenis Kabupaten Bogor berhasil mengakhiri Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa…

52 menit ago

Kempo Kota Bogor Bidik Enam Medali Emas di Porprov XV Jabar 2026, Andalkan Hasil Try Out di Jepang

BOGOR – Cabang olahraga (cabor) Shorinji Kempo Kota Bogor membidik enam medali emas pada Pekan…

1 jam ago

Ketua Kontingen Beri Arahan Tenaga Pendukung Porprov XV Tahun 2026

BOGOR - Ketua Kontingen Kota Bogor pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat, Jenal…

1 jam ago

Lantik Pengurus DPPI 2026-2030, Jenal Titip Pesan Edukasi Pancasila

BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, melantik kepengurusan Pelaksana Daerah Duta Pancasila Paskibraka…

1 jam ago

Dedie Rachim Paparkan Komitmen Pemkot Bogor dalam Keterbukaan Informasi Publik

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalani presentasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik…

1 jam ago

This website uses cookies.