Kota Bogor

Kembangkan Wisata Mulyaharja, Pemkot Bogor Kucurkan Dana 2,8 Miliar

Barayanews.co.id – Pemerintah Kota Bogor mengucurkan bantuan hibah Rp 2.813.973.000 yang bersumber dari APBD 2020 kepada Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan di area persawahan Kampung Ciharashas, Rabu (25/11/2020).

Penyerahan hibah secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya kepada pengurus Kompepar Mulyaharja dan dampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Atep Budiman.

Menurut Bima, alokasi anggaran tersebut diperuntukan untuk pembangunan sarana prasarana guna mengembangkan wisata alam di Kampung Ciharashas, Mulyaharja. Diharapkan, sektor pariwisata ini mampu menggerakkan ekonomi dan memberdayakan masyarakat setempat karena memiliki efek pengganda (multiplier effect) bagi perekonomian masyarakat dan melibatkan banyak tenaga kerja.

“Akan kita garap sekitar 2 hektar (area persawahan) di sini, akan kita jadikan sebagai kampung tematik wisata alam yang keren Insya Allah, yang memberikan maslahat untuk warga. Kita alokasikan anggaran Rp 2,8 milyar, saya serahkan kepada Kompepar Mulyaharja. Mudah-mudahan lancar. Dengan ini kita mulai pembangunan di sini,” ungkap Bima.

Sementara itu, Kadisparbud Kota Bogor Atep Budiman menjelaskan hibah dari APBD ini bagian dari klaster recovery economy di masa pandemi. “Tren masyarakat sekarang wisata lebih ke alam, cari suasana alam, berjemur, hiking, gowes. Mulyaraharja punya magnet itu untuk kita kembangkan ke arah sana,” ujar Atep.

Atep mengaku pemanfaatan lahan pertanian untuk wisata alam juga banyak dilakukan di daerah-daerah lain, salah satunya di Svargabumi, Magelang. “Karena potensi di Kota Bogor karakternya hampir mirip dengan Swargabumi, kita punya view Gunung Salak, sawah-sawah, kalau malam hari juga bagus. Lalu kita kerjasama dengan pemilik lahan dan petani, tanpa mengganggu pokok usaha masyarakat di sini, yakni pertanian, kita tingkatkan supaya ada nilai tambah lain untuk masyarakat juga nantinya,” jelas dia.

Wisata alam Mulyaharja ini pengelolaannya dilakukan langsung oleh Kompepar yang sudah Disparbud Kota Bogor bina empat tahun terakhir. “Hanya saja dulu masih fokus di agro edukasi wisata. Sekarang diperluas lagi cakupan wisatawannya sesuai dengan tren masa pandemi. Kompepar tingkat kelurahan ini di dalamnya berisi masyarakat setempat, para tokoh, para pemudanya dan supporting RT/RW dan kelembagaan yang ada di sini, seperti karang taruna,” katanya.

Share

Recent Posts

Gali Potensi Baru, Sukaresmi Mulai Kembangkan Produk UMKM

BOGOR – Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, mulai mengubah arah pengembangan potensi wilayahnya. Jika dulu…

3 hari ago

Jenal Mutaqin Tekankan Penanganan Jangka Panjang Solusi Banjir

BOGOR - Pasca hujan deras yang melanda Kota Bogor pada Senin (18/5/2026), beberapa wilayah mengalami…

3 hari ago

Amanat Menkomdigi pada Upacara Harkitnas 2026

BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan…

3 hari ago

PAD Kota Bogor Digenjot, Pajak Restoran-Kafe Diakselarasi Langsung Masuk ke Kas Daerah

BOGOR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor mengajak aparatur wilayah, mulai dari camat, lurah…

4 hari ago

Dikeluhkan Warga, Dewan Sidak Pembangunan Hotel Prima

BOGOR – Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Hotel…

6 hari ago

Trase Baru Batutulis Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Oktober

BOGOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat resmi memulai pembangunan fisik trase baru Jalan Saleh…

6 hari ago

This website uses cookies.