Kota Bogor

Denny Mulyadi Dampingi Sekjen Kemensos Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Rancamaya

BOGOR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos), Robben Rico, meninjau lahan calon lokasi Sekolah Rakyat di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Dalam peninjauan tersebut, turut dilakukan pengecekan kontur tanah di area yang memiliki luas kurang lebih 5 hektare.

Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi, berharap Sekolah Rakyat Kota Bogor dapat segera terwujud serta dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Bogor.

“Alhamdulillah hari ini Pak Sekjen meninjau lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat Kota Bogor. Saya didampingi dinas teknis dan secara teknis sudah berbincang-bincang. Alhamdulillah sudah ada solusi terkait rencana pembangunannya,” kata Denny Mulyadi.

Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, mengungkapkan bahwa peninjauan tersebut merupakan langkah awal. Menurutnya, bulan Juni akan dimulai proses lelangnya.

“Hari ini kita memulai langkah awal. Kita melihat, kemudian memulai proses kajian dan menyiapkan perencanaannya. Insyaallah paling lambat Bulan Juni sudah mulai proses lelang, bahkan memulai pekerjaan pertamanya,” jelas Robben, Selasa (20/1/2026).

Dalam enam bulan ke depan, Kemensos, Kementerian PU, dan Pemkot Bogor, ditegaskan Robben, akan memaksimalkan agar tahun depan, tepatnya Bulan Juli, sekolah tersebut sudah bisa digunakan oleh anak-anak Kota Bogor yang saat ini bersekolah di Cibinong.

Selain itu, Robben menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan akan dilakukan oleh Kementerian PU. Adapun daya tampung Sekolah Rakyat Kota Bogor minimal 1.000 hingga 1.080 siswa.

Lebih lanjut, Robben menjelaskan bahwa fasilitas yang akan disediakan berupa asrama, ruang kelas, laboratorium, tempat ibadah, lapangan, gedung serbaguna, serta asrama bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, serta fasilitas lainnya.

“Karena ini bentuknya sekolah boarding. Artinya selama 24 jam proses kehidupan Sekolah Rakyat ini seluruhnya tertampung di sekolah ini. Tidak pulang setiap hari, tetapi menginap di Sekolah Rakyat,” jelas Robben.

Konsep Sekolah Rakyat yang diinginkan Presiden Prabowo Subianto, kata Robben, selain pembentukan karakter yang meliputi kedisiplinan, akhlak, kebangsaan, dan keagamaan, juga akan diberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi siswa.

“Tentunya keterampilan yang tidak asal dan bersertifikasi,” pungkas Robben Rico.

Recent Posts

Jenal Mutaqin Soroti Peluang Ekonomi Digital di Kota Bogor

BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, hadir dalam Bogor Affiliate Universe Tahun 2026…

21 jam ago

Banu Lesmana Bagaskara: Daerah Tidak Terikat Desil DTSEN Seperti Pusat, SE Sekda Kota Bogor Wajib Dicabut

BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor Komisi IV, Banu Lesmana Bagaskara, mengingatkan bahwa pemerintah daerah…

1 hari ago

Hadiri Agenda Strategis di Sumbawa, DPP PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi

SUMBAWA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga sekaligus Wakil Ketua Komisi X…

2 hari ago

Vibro DPUPR Kota Bogor Dirusak, Pengerjaan Trase PSEL Kayumanis Terhambat

BOGOR – Pekerjaan pembukaan trase untuk Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Kayumanis,…

4 hari ago

Bupati Bogor Cup Satukan Jurnalis Lintas Organisasi Lewat Mini Soccer

BOGOR — Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026 digelar untuk mempererat kekompakan jurnalis lintas organisasi…

4 hari ago

Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil Hadiri Mukota VIII Kadin, Tekankan Sinergi Pembangunan

​BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menghadiri kegiatan Musyawarah Kota (Mukota) VIII…

5 hari ago

This website uses cookies.