BOGOR – Diskusi bersama pimpinan perangkat daerah beserta jajaran dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dengan membahas sejumlah isu strategis di Kota Bogor.
Beberapa poin diskusi di antaranya membahas persiapan menyambut Hari Raya Iduladha, Hari Jadi Bogor (HJB), berbagai isu perkotaan, hingga peningkatan pelayanan publik.
Dalam persiapan menyambut Hari Raya Iduladha, Dedie Rachim meminta dinas terkait memastikan kesehatan hewan kurban serta penjualan hewan kurban dilaksanakan di lokasi-lokasi yang tidak melanggar aturan.
“Jadi harus dipastikan ada berapa jumlah hewan kurban di Kota Bogor dan berapa daya beli masyarakat, sehingga nanti diketahui jumlah hewan kurban. Pastikan juga kesehatannya. Setelah itu, untuk pendistribusian bisa diprioritaskan bagi desil 1 sampai 5, baru kemudian kepada masyarakat umum,” ujarnya di Museum Pajajaran, Batutulis, Senin (25/5/2026).
Untuk pelaksanaan HJB ke-544, Dedie Rachim juga meminta agar kegiatan yang diselenggarakan berdampak langsung kepada masyarakat tanpa membebani. Artinya, seluruh kegiatan dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia mencontohkan program pendidikan gratis hingga lulus bagi warga, seperti program pendidikan gratis melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang dilaksanakan di Kecamatan Bogor Timur.
Menurutnya, hal tersebut dapat sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menaikkan taraf hidup warga dengan memprioritaskan desil 1 hingga 5.
“Karena momentumnya berdekatan, distribusi hewan kurban bisa diprioritaskan bagi desil 1 sampai 5 dan pendidikannya pun demikian. Jadi bisa diintervensi dari kesehatan, pendidikan, hingga tumbuh kembang anak,” ujar Dedie Rachim.
Dalam hal peningkatan pelayanan publik, Dedie Rachim juga menekankan agar seluruh jajaran selalu memegang teguh nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Pada diskusi tersebut, Dedie Rachim juga meminta aparatur wilayah aktif melakukan pemantauan kebersihan lingkungan.
“Jangan sampai ada sampah-sampah yang menumpuk, apalagi di dekat fasilitas pendidikan, seperti sekolah atau fasilitas kesehatan. Jangan sampai menunggu sampah menumpuk hingga meluber,” ujarnya.
Di akhir diskusi, Dedie Rachim juga meminta agar kegiatan yang berkaitan dengan HJB segera disebarluaskan dan disosialisasikan kepada masyarakat melalui kanal resmi yang dapat diakses secara luas, sekaligus menghindari penyebaran hoaks.
BOGOR - Melihat potensi tingginya curah hujan di Kota Bogor yang dapat mencapai 120–200 mm…
BOGOR – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan akan mengawal ketat peluncuran dan proses…
BOGOR – Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, mulai mengubah arah pengembangan potensi wilayahnya. Jika dulu…
BOGOR - Pasca hujan deras yang melanda Kota Bogor pada Senin (18/5/2026), beberapa wilayah mengalami…
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan…
BOGOR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor mengajak aparatur wilayah, mulai dari camat, lurah…
This website uses cookies.