Kota Bogor

Ada Kebocoran Air? Cek Saja di SIMOTIP

BOGOR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor tengah mengembangkan pelayanan di aplikasi Sistem Informasi Mobile Tirta Pakuan (SIMOTIP). Pengembangan pelayanan berbasis digital tersebut dengan menambah fitur lapor kebocoran air.

Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardhani Yusuf mengatakan, kebocoran air yang terjadi menjadi permasalahan dari tahun ke tahun. Namun, pihaknya saat ini mempunyai forum pelanggan yang selama ini bergerak ketika ada kebocoran selalu menginformasikan melalui koordinator di setiap kelurahan ataupun kecamatan.

“Saya berkomunikasi langsung dengan mereka, untuk jangan segan-segan, artinya jika ada kebocoran langsung sampaikan kepada kami, karena banyak juga yang masuk ke call center. Jadi, saya langsung bagikan ke SVP yang ada, apabila di lokasi urgensinya bisa dilakukan perbaikan tapi jika di jalan utama banyak yang lalu lalang kendaraan tunda ke malam hari,” kata Ardhani.

Selain itu, lanjutnya, untuk kemudahan dalam pelaporan kebocoran air, Perumda Tirta Pakuan saat ini mengembangkan penambahan fitur pelayanan tersebut di aplikasi SIMOTIP. Nantinya, laporan yang masuk bisa diakses langsung oleh petugas di lapangan.

“Aplikasi ini kita sedang bangun. Jadi masyarakat bisa menginstal aplikasi tersebut di playstore dan di situ itu bisa secara langsung link ke operator kami dan dari operator di-link-kan lagi ke petugas yan ada lapangan,” terangnya.

Ia menambahkan, upaya ini sebagai salah satu bentuk pihaknya memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait penanganan kebocoran air. Terlebih pada situasi pendemi Covid-19 ada pembatasan aktivitas di kantor Perumda Tirta Pakuan.

“Dengan situasi saat ini juga kantor (aktivitas) dikurangi agar tidak terjadi kerumunan. Jadi kita nanti membagi titik-titik kebocoran, tidak perlu langsung ke kantor bisa di rumah melalui aplikasi. Lokasinya di-share lock sehingga petugas bisa langsung ke titik kebocoran,” tambahnya.

Ardhani menjelaskan, penambahan fitur pelayanan tersebut masih dalam proses sehingga belum resmi diluncurkan. Ia juga mengatakan, tidak hanya kebocoran air, pelanggan juga dapat melaporkan terkait dengan gangguan pengaliran dan kekeruhan air.

Berdasarkan catatan, kata Ardhani, petugas rata-rata menyelesaikan perbaikan kebocoran air di atas seribu titik selama satu bulan. “Rata-rata per bulan informasi dari temen-temen sampai 1.200 titik yang kita selesaikan. Kebanyakan saat ini kebocoran di pipa-pipa lama yang bermasalah disambungan karet sudah aus,” pungkasnya.

Share

Recent Posts

Tanah Proyek Batutulis Berceceran, Jenal Mutaqin Ingatkan Kontraktor Soal Keselamatan Proyek

BOGOR - Pembangunan trase jalan baru Batutulis di Kecamatan Bogor Selatan menjadi sorotan Wakil Wali…

6 jam ago

Komitmen Pemkot Bogor untuk Terus Tingkatkan Pelayanan Publik

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menegaskan agar seluruh perangkat daerah harus…

1 hari ago

Perda Ekonomi Kreatif Disahkan, Perkuat Kota Bogor Menjadi Kota Kreatif Berdaya Saing Global

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dewan…

1 hari ago

Penataan Angkot Berjalan, Dedie Rachim : 213 Kendaraan Sudah Ditertibkan

BOGOR – Wali Kota Bogor Dedie Rachim memastikan pelaksanaan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 11…

1 hari ago

Pemkot Bogor Luncurkan SIMASDA, Perkuat Tata Kelola Aset Daerah yang Transparan dan Akuntabel

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi meluncurkan Smart Asset Governance Sistem Informasi Manajemen Aset…

2 hari ago

Wali Kota Bogor Instruksikan Satpol PP Bersihkan PKL dan Tegakkan Perda

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meminta Satpol PP Kota Bogor untuk menegakkan…

2 hari ago

This website uses cookies.