Barayanews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih mencari alternatif lain pembiayaan mengenai rencana revitalisasi GOR Pajajaran. Diketahui, untuk merombak kawasan itu dibutuhkan anggaran sebesar Rp1,2 triliun.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Herry Karnadi mengatakan bahwa awalnya Pemkot Bogor sempat mengajukan dana bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ke pemerintah pusat, yang rencananya untuk pembiayaan revitalisasi GOR Pajajaran.
Namun, usai mendapat berbagai masukan dari DPRD Kota Bogor, Pemkot Bogor tetap mengajukan dana bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ke pemerintah pusat. Namun, dalam pengajuan pinjaman terdapat beberapa perubahan.
Sementara anggaran yang mulanya ditujukan untuk revitalisasi GOR Pajajaran akan dialihkan untuk pembangunan gedung baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor dan kawasan Suryakencana.
“Jadi sekarang masih upayakan lagi, kita cara dari APBN, maupun APBD Provinsi,” ujar Herry kepada wartawan, baru-baru ini.
Menurut dia, Pemkot Bogor telah mengajukan proposal pembiayaan anggaran kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dengan harapan kebutuhan anggaran sepenuhnya dapat dibantu.
Ia mengaku sudah menemui Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amal. “Beliau minta beberapa dokumen dilengkapi lagi serta disiapkan. Kemenpora sudah meninjau lokasi wisma atlet yang di Kayu Manis Tanah Sareal. Sebab, akan menjadi salah satu fasilitas yang akan disampaikan melengkapi fasilitas proposal Olimpiade tahun 2032,” beber dia.
Ia menjelaskan, total kebutuhan anggaran untuk revitalisasi GOR Pajajaran sebesar Rp1,2 triliun. Dengan rincian, revitalisasi stadion membutuhkan biaya sebesar Rp700 miliar.
“Pembanguman stadion indoor, tepatnya dibagian belakang Gor Pajajaran kebutuhannya Rp300 miliar. Area parkir dan foodcourt sekitar Rp400 miliar, serta kebutuhan gedung kantor Rp60 miliar,” jelasnya.
Ia menambahkan, bila revitalisasi GOR Pajajaran paling cepat dapat dilakukan pada tahun depan, atau 2023.
“Kalau sekarang masih refocusing anggaran. Pembangunannya juga multiyears. Pengerjaannya bisa setahun enam bulan,” tandasnya.
BOGOR – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Rozi Putra, menyoroti masih adanya Sisa Lebih…
BOGOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menggelar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para…
BOGOR - Pembangunan trase jalan baru Batutulis di Kecamatan Bogor Selatan menjadi sorotan Wakil Wali…
BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menegaskan agar seluruh perangkat daerah harus…
BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dewan…
BOGOR – Wali Kota Bogor Dedie Rachim memastikan pelaksanaan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 11…
This website uses cookies.