Kota Bogor

Zero Kasus Covid-19, Kota Bogor PPKM Level 1

BOGOR – Kota Bogor, DKI Jakarta, Kota dan Kabupaten Tangerang, serta Kabupaten Bekasi kini berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1. Sementara Kabupaten Bogor masih berada di level 3.

Hal ini diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 53/2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1, yang diteken Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Senin (1/11/2021).

“Level 1 di Jawa Barat, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran,” bunyi keputusan itu.

Sebelas wilayah di Jawa Barat lainnya berada di level 2 yakni, Kota Sukabumi, Cirebon, Bekasi, Bandung, Depok, Cimahi, juga Kabupaten Karawang, Ciamis, Bandung Barat, Sumedang, dan Kabupaten Subang.

Sedangkan, wilayah Jawa Barat yang masih berada di level 3 yakni Kabupaten Bogor, Tasikmalaya, Sukabumi, Kuningan, Purwakarta, Indramayu, Cirebon, Cianjur, Garut dan Kabupaten Bandung.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut kasus penyebaran Covid-19 di Kota Bogor terus melandai. Kata dia, pasien Covid-19 yang dirawat tinggal belasan orang. Jumlah itu menurun jauh dari awal PPKM yang mencapai 100 kasus per hari.

Menurutnya, melandainya kasus Covid-19 di Kota Bogor ditunjukan dengan data penambahan pasien baru yang menyentuh angka satu dan zero kasus perharinya. Ditambah, angka BOR saat ini pun terhitung sangat kecil dengan kurang 3%.

Untuk itu, selama angka-angka ini belum menunjukan tren naik, maka semua kegiatan berjalan seperti biasa seperti yang sudah tertuang dalam kebijakan PPKM Level 2.

“Jadi selama tidak ada lonjakan kasus maka semua (aktivitas) berjalan tetap normal,” ucap Bima Arya pekan lalu.

Saat ini, dilanjutkan Bima Arya, target pihaknya adalah ekonomi recovery yang diiringi dengan kesadaran prokes. Untuk itu, pihaknya tidak akan melakukan pengetatan atau pembatasan aktivitas di masyarakat.

“Sekarang berjalannya sudah baik dan sudah seimbang, jadi enggak mungkin kita lakukan pengetatan ataupun pembatasan ketika data-datanya baik, ini data-data Covid-19 nya kan baik,” ujarnya.

Share

Recent Posts

Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas

BOGOR - Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, menyimpan berbagai tantangan wilayah yang cukup…

3 hari ago

PT KAI dan Pemkot Bogor akan Tata Bersama Area Stasiun

BOGOR - PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan pembahasan…

3 hari ago

Perda Perlindungan Anak Disetujui, Kota Bogor Perkuat Komitmen Lindungi Anak

BOGOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar…

3 hari ago

EIGER Nature : Visualisasi Petualangan, Konservasi dan Budaya

BOGOR — EIGER memperkenalkan EIGER Nature sebagai wajah baru destinasi ekowisata yang dikembangkan di Bogor,…

3 hari ago

Dikelola Ibu-ibu Lansia, KWT Kebon Pedes Jadi Poros Ekonomi

BOGOR - Kelurahan Kebon Pedes, atau yang akrab disebut warga sebagai Bondes, terus bertransformasi menjadi…

3 hari ago

Bakesbangpol Kota Bogor Perkuat Kewaspadaan Dini Lewat Aplikasi SIPEKA

BOGOR — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bogor memperkuat upaya menjaga stabilitas politik,…

4 hari ago

This website uses cookies.