Kota Bogor

Tolak Keras Omnibus Law, Balaikota Bogor Dikepung Ratusan Buruh

Barayanews.co.id – Ratusan Buruh dari berbagai serikat di Bogor menggelar aksi unjuk rasa ke Balai Kota Bogor. Mereka
meminta Walikota Bogor Bima Arya mendesak Presiden Jokowi dan DPR Pusat mencabut pengesahan Omnibus Law yang dianggap menyengsarakan para pekerja.

Buruh tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan PUK SP Kep Goodyear Indonesia itu mengepung Balaikota Bogor, Rabu (21/10/2020) pagi.

Ketua PUK SP Kep Goodyear Indonesia, Iwan Ibnu menjelaskan dengan disahkannya Undang-undang tersebut menghilangkan upah minimum serta kebijakan baik lainnya.

“Dengan disahkannya RUU Omnibus Law sangat merugikan dana menyesengsarakan para pekerja, karena berdampak pada hilangnya upah minimum, berkurangnya uang pensiun dan berdampak juga hilangnya jaminan sosial buruh,” tuturnya.

Iwan mengatakan, para pekerja yang turun aksi ini berjumlah 800 orang. Namun jumlah tersebut akan terus bertambah.

“Kami sudah koordinasi dengan teman-teman buruh lainnya untuk sama-sama menyampaikan aspirasi dan rencananya kita turun mencapai 1000 orang. Mereka masih diperjalanan menuju ke Balaikota,” katanya.

Aksi Unras di Balaikota Bogor masih berlangsung dan kondusif. Aksi mereka juga diterima langsung Walikota Bogor Bima Arya. Terlihat aparat TNI-Polri dan petugas Satpol PP berjaga ketat untuk mengamankan jalannya aksi buruh tersebut di halaman Balai Kota Bogor.

Share

Recent Posts

Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui berbagai program peningkatan kinerja instansi terus melakukan langkah-langkah…

1 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor

BOGOR - Presiden Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menghibahkan bantuan 160 unit…

1 hari ago

Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Peran IWAPI Terus Ditingkatkan

BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyebut pertumbuhan ekonomi dari tahun 2024 hingga…

1 hari ago

Pemkot Bogor Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Bunda PAUD Ingatkan Pentingnya Tumbuh Kembang Alami Anak

BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menggelar Sosialisasi Implementasi Wajib Belajar…

1 hari ago

Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum

BOGOR — Lahan seluas sekitar 7.000 meter persegi milik keluarga mantan Kapolres Bogor yang terletak…

5 hari ago

Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen melakukan penataan di setiap wilayah Kota Bogor,…

6 hari ago

This website uses cookies.