Kesehatan

Perkuat Tata Kelola, RSUD Kota Bogor Resmikan Tiga Unit Kerja

BOGOR — RSUD Kota Bogor melantik dan mengambil sumpah Tim Satuan Pengawas Internal (SPI), Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UK PBJ), serta Unit Kerja Pemasaran sebagai langkah penguatan tata kelola dan peningkatan akuntabilitas pelayanan kesehatan.

Pelantikan dipimpin Direktur RSUD Kota Bogor Sri Nowo Retno dan disaksikan Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi, Inspektur Daerah Kota Bogor Irwan Riyanto, Ketua Dewan Pengawas RSUD Kota Bogor Hanafi, serta Plt Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kota Bogor Undang Sulaeman.

Dalam arahannya, Denny Mulyadi menekankan pentingnya integritas dan kepatuhan terhadap aturan, khususnya bagi UK PBJ.

“Seluruh anggota UK PBJ harus patuh terhadap peraturan, menjunjung transparansi, dan berani menolak segala bentuk praktik menyimpang. Tidak ada ruang untuk kompromi terhadap gratifikasi maupun kepentingan pribadi,” tegasnya.

Ia juga menyoroti peran Unit Kerja Pemasaran agar mampu membangun citra dan kepercayaan publik secara profesional.

“Promosi layanan harus dilakukan secara proporsional, tidak berlebihan, dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Dewan Pengawas RSUD Kota Bogor, Hanafi, meminta Tim SPI menjalankan fungsi pengawasan secara objektif.

“Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi mencegah potensi masalah yang lebih besar. Jika ada penyimpangan, sampaikan secara tegas demi perbaikan organisasi,” katanya.

Direktur RSUD Kota Bogor Sri Nowo Retno menjelaskan UK PBJ berperan strategis dalam menjamin ketersediaan obat, alat kesehatan, dan jasa pendukung secara efisien dan akuntabel. Sementara SPI menjadi unit pengawasan independen yang berfungsi sebagai sistem peringatan dini bagi manajemen.

Adapun Unit Kerja Pemasaran dibentuk untuk memperkuat citra rumah sakit, meningkatkan komunikasi publik, serta mengembangkan layanan seperti paket medical check up bagi masyarakat dan instansi.

Melalui pelantikan ini, seluruh tim menyatakan komitmen menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola rumah sakit yang transparan dan berorientasi pada pelayanan pasien

Recent Posts

Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha

BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor mendesak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk lebih agresif…

4 jam ago

Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas…

4 jam ago

Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah…

22 jam ago

Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meneguhkan komitmennya dalam membangun Kota Bogor yang lebih maju…

2 hari ago

YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks

BOGOR - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor bersama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia…

2 hari ago

Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin…

2 hari ago

This website uses cookies.