Bisnis

Pemkot Bogor – Grab Gelar Temu Bisnis Suryakencana

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara Temu Bisnis Suryakencana bersama Grab di Hotel Salak The Heritage, Jumat (17/6/2022). Pertemuan ini membahas kelanjutan penataan sepanjang jalan Suryakencana.

Wali Kota Bogor, Bima Arya hadir bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah didampingi jajaran perangkat daerah dan aparatur wilayah terkait.

Sementara dari pihak Grab diantaranya Direktur Bisnis Grab Indonesia, Iki Sari Dewi, Direktur Territory Affairs Grab Indonesia, Uun Ainurrofiq dan yang lainnya.

Keterlibatan Grab dalam program revitalisasi kawasan Suryakencana menurut Bima Arya sebagai match maker atau ‘Mak Comblang’ yang mendatangkan tenant-tenant yang sesuai dengan data dari Grab dan memiliki nilai prospektif, paling banyak customernya serta paling cocok dengan Surken. Tenant-tenant yang didatangkan pihak Grab didominasi berasal dari lokal.

“Kita ingin memaksimalkan potensi ekonomi yang ada di Suryakencana dan ini juga kelanjutan dari program revitalisasi Surken. Setelah kita data, ada hampir 50 bangunan kosong di kawasan Surken yang akan kita isi untuk tempat-tempat usaha, bisa kuliner atau tempat usaha yang lain,” kata Bima Arya.

Program penataan dan revitalisasi yang dilaksanakan Pemkot Bogor bertujuan untuk lebih menghidupkan kawasan Suryakencana menghadapi beberapa persoalan yang terus diselesaikan melalui kolaborasi dan sinergi antar perangkat daerah maupun dengan sektor swasta.

“Kita ingin agar maksimal di situ dan kita harus mengatur di kawasan Surken operasionalnya sampai jam berapa. Tinggal PR kita adalah membuat regulasinya yang mengatur terkait kebersihan, pajaknya bagaimana, kemudahannya apa dan memastikan parkirnya tidak bermasalah. PR yang utama di Kota Bogor adalah parkir,” jelas Bima Arya.

Untuk pengawasan dan pengamanan kawasan Suryakencana, Bima Arya menyampaikan akan memberdayakan dan melibatkan warga sekitar melalui satu sistem yang dibangun, yakni Punggawa Surken. Warga Suryakencana yang tergabung dalam Punggawa Surken akan dibagi dalam beberapa blok.

“Dari warga, oleh warga dan untuk warga. Jadi warga yang mengelola karena kita menyadari personel Satpol PP yang dimiliki Kota Bogor jumlahnya terbatas,” katanya.

Share

Recent Posts

DKPP Kota Bogor Bentuk Koperasi Ketahanan Pangan, Enterpreneur Muda Dilibatkan

BOGOR — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor resmi meluncurkan program pembentukan Koperasi…

10 jam ago

DPRD Kota Bogor Dukung Penuh SPMB 2026 demi Transparansi Pendidikan

​BOGOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Sistem…

6 hari ago

Komitmen Bersama Kawal SPMB 2026, Pemkot Bogor Tekan Potensi Kecurangan

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama jajaran Forkopimda dan Dewan Pendidikan melakukan penandatanganan Komitmen…

6 hari ago

Program Jemput Bola di Sempur Permudah Perekaman E-KTP, Remaja Pemula Jadi Prioritas

BOGOR – Upaya memperluas akses layanan administrasi kependudukan terus dilakukan Pemerintah Kelurahan Sempur. Bersinergi dengan…

6 hari ago

Sasana Kujang Asri Pencetak Atlet Potensial, Mulai Dibidik Timnas Hingga Persiapan Porprov

Sasana Kujang Asri yang terletak di Bogor Asri Kelurahan Nanggewer Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, terus…

7 hari ago

Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor

BOGOR – Kesiapan para atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat…

2 minggu ago

This website uses cookies.