Pendidikan

Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat, Siapkan Generasi Emas 2045

BOGOR – Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat juga dihadiri Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Senin (14/7/2025).

Pembukaan MPLS dipusatkan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 10 Kabupaten Bogor, Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Cibinong.

Mensos menegaskan bahwa sekolah rakyat ini merupakan gagasan Presiden Prabowo yang diterjemahkan bersama dengan kementerian terkait, sehingga ini menjadi kerja sama dengan berbagai pihak.

“Sekolah Rakyat hadir untuk menghentikan siklus kemiskinan antargenerasi, memperluas akses pendidikan, menjamin pendidikan bermutu untuk anak miskin dan miskin ekstrim, dan tidak boleh lagi ada yang tertinggal dalam pendidikan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Sekolah Rakyat juga hadir dalam mempersiapkan generasi emas 2045, sehingga tidak boleh lagi ada anak putus sekolah, bahkan berpotensi tidak sekolah.

“Untuk itu, pemerintah hadir memberikan fasilitas unggulan pelayanan terbaik, menumbuhkan percaya diri bahwa mereka setara dan berdaya melalui apa yang difasilitasi oleh negara,” ujarnya.

Sebagai simbol dukungan, secara simbolis Dedie Rachim menyerahkan seragam dinas lapangan kepada siswa Sekolah Rakyat yang berasal dari Kota Bogor.

Selain itu, setiap siswa mendapatkan delapan set seragam lengkap, termasuk jas almamater, seragam dinas, seragam batik, baju olahraga, seragam Pramuka, hingga jas laboratorium.

Dedie Rachim mengungkapkan, Kota Bogor siap mendukung penuh dengan menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen.

“Harapannya, tidak ada lagi anak di Kota Bogor yang terjebak siklus kemiskinan karena keterbatasan akses pendidikan,” kata Dedie Rachim.

Sekolah Rakyat mengadopsi konsep boarding school gratis dari SD hingga SMA, dengan pembelajaran formal di siang hari dan penguatan karakter pada malam hari.

Sistem belajar juga dilengkapi Learning Management System yang terintegrasi modul digital, sehingga menjangkau anak-anak di daerah terpencil.

Recent Posts

Jenal Mutaqin Apresiasi Vaksinasi HPV BPOM untuk Tekan Kanker Serviks

BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV)…

20 jam ago

PWI Kota Bogor dan Perumda Tirta Pakuan Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi dan Kenalkan Direksi Baru

BOGOR - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menggelar acara halal bihalal bersama jajaran direksi…

1 hari ago

Ketua Komisi I: Kritik KPP Bogor Raya Tak Tepat, Pengawasan DPRD Itu Mandat Undang-Undang

BOGOR — Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso, menanggapi kritik Ketua KPP…

1 hari ago

Sidak, Komisi IV Khawatir Keselamatan dan Keamanan Pengguna GOR dan GOM

BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gelanggang Olahraga Masyarakat…

2 hari ago

PSEL Bogor Raya Berpotensi Disiapkan di Dua Titik

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyambut arahan pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan…

3 hari ago

Timbulan Sampah PKL Berkurang Pascarelokasi

BOGOR - Tumpukan sampah dari para pedagang kaki lima (PKL) yang membusuk dan menimbulkan aroma…

3 hari ago

This website uses cookies.