BOGOR – Pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor mulai dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan ke Plaza Bogor dengan target penyelesaian enam bulan.
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin, mengatakan satu lantai Pasar Bogor sudah dibongkar dan pekerjaan kini berlanjut ke lantai tiga.
“Sudah kita lakukan pembongkaran. Baru satu lantai di Pasar Bogor yang selesai. Sekarang sedang berjalan di lantai tiga. Setelah Pasar Bogor selesai baru ke Plaza Bogor,” kata Jenal.
Seiring pembongkaran, Perumda menyiapkan relokasi pedagang kaki lima (PKL) ke Pasar Jambu Dua dengan menyediakan sekitar 900 kios dan los.
“Prosedurnya pedagang datang ke sana. Tiga bulan pertama gratis sewa. Setelah itu baru ada prosedur lanjutan yang dipenuhi. Kami juga berikan diskon 20 persen untuk harga kios dan los bagi seluruh pedagang,” ujarnya.
Berdasarkan pendataan, terdapat sekitar 800 PKL di sekitar Pasar Bogor. Hasil koordinasi dengan tokoh dan perwakilan pedagang menunjukkan mereka menerima rencana relokasi, namun meminta waktu hingga 23 Maret atau setelah Lebaran.
“Mereka pada prinsipnya menerima, cuma minta waktu sampai 23 Maret. Saya sudah imbau agar segera pindah karena khawatir mengganggu pembongkaran dan ada risiko terkena puing,” kata Jenal.
Ia menambahkan situasi di lapangan hingga kini masih kondusif tanpa penolakan berarti. “Alhamdulillah masih aman, tidak ada penolakan. Target pembongkaran tetap enam bulan,” ujarnya.
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan PT…
BOGOR — RSUD Kota Bogor melantik dan mengambil sumpah Tim Satuan Pengawas Internal (SPI), Unit…
BOGOR - Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan ulang tahun ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia…
BOGOR – Menjelang masuknya bulan suci Ramadan, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memastikan kesiapan infrastruktur…
Bogor– Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di…
BOGOR - Rotasi dan promosi 245 jabatan dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim…
This website uses cookies.