Peristiwa

Jadi Tradisi Baru, Para Istri Wali Kota Berbagi Cerita Suka Duka di Talkshow APEKSI

 

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menggelar Virtual Talkshow Peran Penting Istri Wali Kota, secara virtual, Selasa (19/4/2022).

 

Virtual Talkshow ini dibuka langsung Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Bima Arya dan diisi berbagai narasumber dari para Istri Wali Kota, tak terkecuali Yane Ardian yang turut membagikan pengalamannya.

 

“Ini sejarah baru bagi APEKSI, ini salah satu arah baru yang mengangkat satu topik yang sangat tidak biasa tetapi luar biasa,” ujar Bima Arya mengawali sambutannya.

 

Bima Arya mengatakan, topik ini memang tidak biasa namun makna dan substansinya luar biasa, peran istri wali kota. Terdengar seperti topik ringan tapi jangan-jangan inilah yang menentukan maju mundurnya kota, berhasil tidaknya wali kota dan berjalan tidaknya program-program.

 

 

“Kita menyaksikan bagaimana kota-kota yang maju di Indonesia mengandung satu prinsip yang sekarang ini menjadi wajib hukumnya, yaitu kolaborasi dan sinergi,” tuturnya.

 

Wali Kota Bogor ini menyebut, kota-kota yang maju dan bisa bergerak cepat dalam menuntaskan program-programnya semua melakukan kolaborasi dan sinergi. Kolaborasi dan sinergi tidak hanya ‘dijahit’ antara pemerintah kota secara kelembagaan dengan organisasi di luar Pemkot, namun juga bagaimana para istri wali kota secara piawai dan lincah mampu membangun kolaborasi yang lebih luas.

 

“Lebih informal namun langsung ke pokok persoalan. Tidak hanya persoalan terkait UMKM atau perekonomian tapi juga bisa masuk ke kesehatan, masuk ke konteks pemberdayaan keluarga, pendidikan dan isu lainnya,” jelasnya.

 

Menurutnya, masih banyak isu-isu yang sering terlewat, isu-isu yang mungkin kalau tidak diingatkan ketua tim penggerak PKK maka isu tersebut tidak menjadi prioritas atau luput dari atensi utama, karena ada target-target lain. Padahal ia meyakini tugas pemimpin bukan hanya jangka pendek lima atau sepuluh tahun tetapi 10 sampai 20 tahun ke depan.

 

“Bicara stunting bukan bicara jangka pendek, bicara ODF bukan jangka pendek, bicara bonus demografi, disabilitas juga bukan jangka pendek dan yang bukan jangka pendek ini yang sebetulnya kunci utama dari proses perubahan kota untuk memberikan yang terbaik bagi warganya,” jelasnya.

 

Ia melanjutkan, disiinilah peran istri wali kota yang dengan lincah serta piawai membangun kolaborasi, mencoba menjembatani antara instrumen formal dan informal, berusaha untuk terus mengingatkan kepala daerah betapa pentingnya pemberdayaan keluarga, ekonomi, pendidikan, kesehatan.

 

 

“Di forum inilah kita akan melihat dan dengar bagaimana para istri dengan cara khasnya yang berbeda-beda melakukan perannya. Ada yang fokus ke dekranasda, ada yang ke pemberdayaan ekonomi, ada yang menukik ke kesehatan,” katanya.

 

Pihaknya juga ingin mendengar suka duka yang bisa dibagi ke semua, bagaimana kiat mengingatkan wali kota, rahasia kolaborasi dan apa resepnya membawa PKK di masing-masing kota menjadi langganan juara, mendapatkan apresiasi karena pasti berkat membangun network atau kebersamaan.

 

“Paling penting para istri wali kota ini bergerak membantu program-program Pemkot dengan segala keterbatasan dan anggaran. Banyak air mata, banyak tantangan dan dukanya, tapi ini yang jadi istimewa dari peran istri wali kota. Kita mulai tradisi dan gagasan baru, kolaborasi yang kita angkat juga penting untuk menguatkan sinergi antara istri wali kota, untuk berbagi dan menguatkan silaturahmi,” katanya.

Share
Tags: Bima Arya

Recent Posts

Jenal Mutaqin Apresiasi Vaksinasi HPV BPOM untuk Tekan Kanker Serviks

BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV)…

18 jam ago

PWI Kota Bogor dan Perumda Tirta Pakuan Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi dan Kenalkan Direksi Baru

BOGOR - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menggelar acara halal bihalal bersama jajaran direksi…

1 hari ago

Ketua Komisi I: Kritik KPP Bogor Raya Tak Tepat, Pengawasan DPRD Itu Mandat Undang-Undang

BOGOR — Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso, menanggapi kritik Ketua KPP…

1 hari ago

Sidak, Komisi IV Khawatir Keselamatan dan Keamanan Pengguna GOR dan GOM

BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gelanggang Olahraga Masyarakat…

1 hari ago

PSEL Bogor Raya Berpotensi Disiapkan di Dua Titik

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyambut arahan pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan…

3 hari ago

Timbulan Sampah PKL Berkurang Pascarelokasi

BOGOR - Tumpukan sampah dari para pedagang kaki lima (PKL) yang membusuk dan menimbulkan aroma…

3 hari ago

This website uses cookies.