Pembangunan Turap

Bima Arya Tinjau Titik Bencana, Serahkan Bantuan Kebutuhan Pokok hingga Anggarkan Pembangunan Turap

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau sejumlah lokasi bencana alam yang terjadi akibat curah hujan tinggi sejak Senin (29/8/2022) sore hingga malam. Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, terdapat 37 titik bencana, baik banjir, longsor dan pohon tumbang.

Titik pertama yang ditinjau adalah Bantarjati Kaum RT 05/10, Bogor Utara. Longsor yang menutup saluran air menyebabkan banjir menggenangi hampir 100 rumah warga.

“Sejak Senin sore sampai malam, terjadi curah hujan yang sangat tinggi sehingga Kota Bogor mengalami banjir lintasan dan longsor. Banjir lintasan memerlukan beberapa jam untuk membersihkannya tapi yang agak berat itu longsor. Karena kalau tidak dilakukan intervensi fisik, akan mengancam warga,” ungkap Bima Arya.

Bima mengatakan, saat bencana terjadi petugas dari BPBD, Tagana dan warga langsung gotong royong melakukan langkah-langkah penanggulangan. “Pertama, langkah kita adalah warga dievakuasi. Kedua, menyiapkan yang dibutuhkan oleh warga, seperti sembako, pakaian, tempat tidur, selimut, obat-obatan akan dikoordinasikan oleh dinas sosial dan BPBD. Termasuk tadi saya lihat buku sekolah anak-anak basah, nanti akan dibantu juga,” jelas Bima.

Selain itu, lanjut Bima, perbaikan jangka menengah pun akan dilakukan dengan menyiapkan alokasi anggaran dari Biaya Tak Terduga (BTT). “Perbaikan jangka menengah adalah perbaikan fisik. Kang Sofyan dari DPRD juga tadi sudah meminta agar sesegera mungkin dialokasikan dari BTT. Saya akan koordinasikan terkait pekerjaan turap, kalau tidak akan mengancam keselamatan warga,” tandasnya.

Selain di Bantarjati, Bima Arya juga meninjau titik bencana di Dadali Tanah Sareal dan Warung Bandrek, Bondongan, Bogor Selatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Fahrudin, mengatakan, hari ini sudah disalurkan 286 paket sembako untuk keluarga terdampak bencana. “Total kami siagakan minimal 500 paket. Selain sembako ada peralatan dapur, peralatan makan, kasur, selimut, makanan siap saji, tergantung kebutuhannya,” ujar Fahrudin.

 

Share

Recent Posts

DKPP Kota Bogor Bentuk Koperasi Ketahanan Pangan, Enterpreneur Muda Dilibatkan

BOGOR — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor resmi meluncurkan program pembentukan Koperasi…

8 jam ago

DPRD Kota Bogor Dukung Penuh SPMB 2026 demi Transparansi Pendidikan

​BOGOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Sistem…

6 hari ago

Komitmen Bersama Kawal SPMB 2026, Pemkot Bogor Tekan Potensi Kecurangan

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama jajaran Forkopimda dan Dewan Pendidikan melakukan penandatanganan Komitmen…

6 hari ago

Program Jemput Bola di Sempur Permudah Perekaman E-KTP, Remaja Pemula Jadi Prioritas

BOGOR – Upaya memperluas akses layanan administrasi kependudukan terus dilakukan Pemerintah Kelurahan Sempur. Bersinergi dengan…

6 hari ago

Sasana Kujang Asri Pencetak Atlet Potensial, Mulai Dibidik Timnas Hingga Persiapan Porprov

Sasana Kujang Asri yang terletak di Bogor Asri Kelurahan Nanggewer Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, terus…

7 hari ago

Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor

BOGOR – Kesiapan para atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat…

2 minggu ago

This website uses cookies.