Barayanews.co.id – Jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tetap ‘ngantor’ meski Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo telah menginstruksikan seluruh ASN menyesuaikan diri untuk bekerja dari rumah.
Hal itu dinyatakan Sekretaria Daera (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin. “Masih kerja seperti biasa, ngantor. Ibu (bupati) tadi perintahnya begitu,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin.
Burhanudin menjelaskan, setiap ASN di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor maupun yang bertugas di pusat pemerintahan tetap wajib mengerjakan seluruh pekerjaan layaknya hari biasa seperti sebelum ada wabah virus corona atau Covid-19.
Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin menginstruksikan bawahannya untuk mengurangi kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak. Tapi, untuk aktivitas perkantoran di lingkungan Pemkab Bogor menurutnya tetap berlangsung normal.
“Jadi Pemkab tidak menutup layanan, seperti pelayanan KTP, Posyandu, Puskesmas harus tetap siaga,” katanya.
Ia mengatakan, beberapa perkantoran di lingkungan Pemkab Bogor akan dilengkapi dengan cairan pencuci tangan di beberapa sudutnya, sebagai langkah pencegahan dini penyebaran Covid-19.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa belum ada kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor. Adapun yang masih dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP) tujuh orang, pasien dalam pengawasan (PDP) satu orang, dan belum ada satupun yang berstatus terduga.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara menyesuaikan diri untuk bekerja dari rumah kecuali dua level jabatan tertinggi di instansi pemerintah yang ada di Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah.
Instruksi itu berlaku selama 14 hari mulai dari Senin (16/3) sampai dengan 31 Maret 2019 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan, berdasarkan surat edaran nomor 19 tahun 2020.
BOGOR - Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) mulai menyiapkan rencana revitalisasi kawasan eks Plaza Bogor…
BOGOR — Pembangunan Pasar Merdeka Kota Bogor kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Perumda Pasar Pakuan…
BOGOR — DPRD Kota Bogor menilai sistem pengelolaan parkir saat ini perlu dibenahi secara menyeluruh…
BOGOR — Upaya pencegahan tindak pidana korupsi terus diperkuat. Salah satunya melalui kampanye antikorupsi dan…
BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…
BOGOR — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya mengoptimalkan pendistribusian air…
This website uses cookies.