Trending

Wamendagri Dukung Langkah Terobosan Mobil Dinas Wakil Wali Kota Bogor

BOGOR – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) meluruskan pernyataannya soal penggunaan strobo, khususnya dalam konteks penggunaan oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Muttaqin. Ia menegaskan bahwa yang dilarang adalah penggunaan strobo oleh pejabat tinggi negara dalam kondisi non-darurat.

“Maksud saya soal strobo itu ke fasilitas pejabat tinggi. Kalau soal Kang Wakil (Wakil Wali Kota Bogor), saya DUKUNG! Keren!” ujar Bima Arya, Jumat (18/4/2025).

Bima Arya menilai, perlu adanya terobosan baru untuk mengatasi kemacetan di Kota Bogor.

“Harus ada terobosan-terobosan segar untuk masalah kemacetan di Kota Bogor,” lanjutnya.

Sebagai bentuk dukungan, Bima Arya juga mengomentari unggahan Jenal Muttaqin di media sosial Instagram, “Lanjutkan Pak Wakil,” disertai tiga emoji jempol.

Sebelumnya, Wamendagri menyatakan bahwa penggunaan strobo oleh kendaraan dinas kepala daerah atau ASN hanya diperbolehkan dalam situasi darurat.

“Kalau dalam keadaan biasa, nggak usah lah. Jangankan strobo, patwal saja tidak diperlukan jika tidak dalam kondisi darurat,” kata Bima Arya, Kamis (17/4/2025).

Sementara itu, Jenal Muttaqin menjelaskan alasannya mengubah tampilan mobil dinas Hyundai Ioniq 5 miliknya menjadi mirip mobil patroli Dishub, lengkap dengan stiker biru-putih dan strobo di bagian atas.

“Pertama, karena cita-cita saya jadi anggota Dishub. Kedua, supaya bisa sekalian mendorong (mengurai) angkot,” ungkap Jenal.

Ia juga menegaskan bahwa modifikasi tersebut tidak menggunakan dana APBD, melainkan uang pribadi.

“Ini pakai uang pribadi, saya stickerin,” jelasnya.

Tak hanya mobil, motor dinasnya pun dimodifikasi menyerupai motor patroli Dishub. Dalam unggahan Instagram, Jenal menyatakan dirinya disumpah untuk mengurus Kota Bogor dan siap melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah lalu lintas.

“Apa salah saya bantu lancarkan lalu lintas? Saya digaji dan disumpah untuk ngurus kota. Jangan halangi saya selama untuk kebaikan. Jika cara yang salah, mohon maaf, karena memang ngurus Bogor tidak bisa biasa saja,” tegas Jenal.

Recent Posts

Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih

BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian…

1 jam ago

39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan

BOGOR - Ada masa ketika seorang pemimpin datang membawa gagasan, bekerja bersama banyak orang, lalu…

2 jam ago

Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha

BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor mendesak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk lebih agresif…

8 jam ago

Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas…

8 jam ago

Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah…

1 hari ago

Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meneguhkan komitmennya dalam membangun Kota Bogor yang lebih maju…

2 hari ago

This website uses cookies.