Kota Bogor

Tinjau Longsor Kedung Badak, Banu Bagaskara Desak BBWS Segera Bertindak

BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, meninjau langsung lokasi longsor di Kedung Badak Baru RW 06, Kelurahan Kedung Badak, Rabu (1/7/2026). Peninjauan dilakukan bersama Lurah Kedung Badak dan jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus menindaklanjuti keluhan warga terkait belum adanya penanganan permanen.

Dalam peninjauan tersebut, Banu melihat kondisi tebing yang terus mengalami pengikisan dan berpotensi memicu longsor susulan, terutama saat intensitas hujan tinggi. Warga juga menyampaikan kekhawatiran karena sebagian akses jalan lingkungan telah hilang dan sedikitnya enam rumah berada dalam ancaman longsor.

Berdasarkan informasi yang diterima, longsor di lokasi tersebut telah terjadi sejak 2010 dan kembali terjadi pada Oktober 2018. Hingga kini, penanganan permanen belum juga terealisasi.

Banu menjelaskan, Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas PUPR telah mengusulkan penanganan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian Pekerjaan Umum pada 2018 dan kembali diajukan pada 2022. Namun, usulan tersebut belum juga ditindaklanjuti.

“Hari ini kami hadir untuk memastikan langsung kondisi di lapangan sekaligus mendengar aspirasi warga. Persoalan ini sudah cukup lama disampaikan dan bahkan telah diusulkan oleh Pemerintah Kota Bogor kepada BBWS sejak 2018 dan kembali pada 2022. Sayangnya hingga hari ini belum ada penyelesaian. Kondisi ini tentu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keselamatan masyarakat,” ujar Banu.

Ia menegaskan akan mengawal hasil peninjauan tersebut melalui koordinasi dengan Pemerintah Kota Bogor sekaligus mendorong BBWS Kementerian PU agar segera merealisasikan pembangunan penanganan longsor di kawasan itu.

“Harapan kami, setelah peninjauan ini dilakukan, proses koordinasi dapat kembali dipercepat sehingga pelaksanaan perbaikan dapat segera direalisasikan. Mengingat kondisi di lapangan sudah sangat mengkhawatirkan dan berpotensi menimbulkan risiko yang lebih besar apabila tidak segera ditangani,” tambahnya.

Banu juga menilai penanganan infrastruktur yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat membutuhkan sinergi antara DPRD, Pemerintah Kota Bogor, pemerintah pusat, perangkat wilayah, dan masyarakat.

Ia berharap hasil peninjauan tersebut dapat memperkuat dorongan kepada BBWS agar segera merealisasikan penanganan longsor yang telah lama diusulkan.

Share

Recent Posts

Pastikan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Tinjau Pasar Jambu Dua

BOGOR – Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus melakukan peninjauan langsung terhadap…

14 jam ago

Pemkot Bogor Apresiasi HBLM Perangi Stunting Kota Bogor

BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan sekaligus…

8 jam ago

316 Atlet Muda Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, secara resmi membuka Kejuaraan Bulutangkis Kota Bogor (Kejurkot) Tahun…

15 jam ago

Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua

BOGOR – Pasar Jambu Dua kini tak lagi sekadar menjadi pusat perdagangan. Lantai dua pasar…

2 hari ago

Helaran Pajajaran, Dedie Rachim Ingatkan Falsafah Hidup Masyarakat Sunda

BOGOR - Sejarah dan kebudayaan Pakuan Pajajaran kembali dihidupkan melalui Helaran Pajajaran yang untuk pertama…

1 hari ago

Derby Persikabo vs PSB Bogor Semarakkan HJB ke-544, Dedie Rachim Beri Dukungan Langsung

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, hadir langsung menyaksikan laga derby sepak bola…

3 hari ago

This website uses cookies.