Pendidikan

Temui Anak Putus Sekolah di Jalan, Dedie Rachim Siap Fasilitasi Kembali Belajar

BOGOR – Langkah Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, terhenti ketika melihat seorang anak menggendong gitar kopong menyeberang jalan di simpang Jalan Dewi Sartika–Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor.

Malam itu, Jumat (26/6/2026), Dedie Rachim baru saja meninjau proses awal pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Setelah itu, ia berjalan kaki menyusuri Jalan Veteran sebelum kembali ke Balai Kota.

Di tengah perjalanan, ia melihat seorang anak bertopi. Dedie Rachim kemudian menghampiri dan menanyakan aktivitas yang sedang dilakukan anak tersebut.

Ia juga bertanya apakah anak itu masih bersekolah. “Kamu sekolah di mana? Malam-malam masih di luar?” tanya Dedie Rachim.

Anak itu mengaku sudah tidak lagi bersekolah sejak beberapa tahun lalu. Menurutnya, ia berhenti sekolah saat pandemi Covid-19 dan tidak melanjutkan pendidikannya, sehingga hanya menyelesaikan pendidikan hingga kelas 4 SD.

Mendengar hal itu, Dedie Rachim meminta anak tersebut untuk kembali melanjutkan pendidikan.

“Kamu sekolah lagi ya, harus sekolah. Nanti kita urus,” ujar Dedie Rachim sambil merangkul pundak anak tersebut.

Mendengar hal itu, anak tersebut menyatakan bersedia kembali bersekolah.

Dedie Rachim mengatakan bahwa Pemkot Bogor akan terus berupaya menurunkan angka putus sekolah.

“Jadi kita sudah punya program PKBM. Saat ini sudah ada 543 anak yang kembali mengikuti pendidikan. Untuk anak ini usianya 11 tahun. Jika masih memungkinkan akan kita masukkan ke sekolah formal. Tapi kalau tidak, akan ikut PKBM, kemudian melanjutkan hingga SMP dan jenjang pendidikan berikutnya,” ujarnya.

Dedie Rachim menyebut bahwa pendidikan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat serta mengubah kondisi keluarga menjadi lebih baik.
Karena itu, ia terus menekankan pentingnya menempuh pendidikan.

“PKBM itu gratis. Jadi anak-anak yang putus sekolah bisa kembali mengikuti pendidikan. Salah satu upaya mengubah kondisi keluarga adalah melalui pendidikan dan memiliki ijazah. Tadi juga ada yang tidak lulus SMK, kita minta lanjut lagi,” ujarnya.

Recent Posts

Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi

BOGOR - Pembangunan akses jalan Kantor Pemerintahan Terpadu Kota Bogor di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor…

3 hari ago

Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang

BOGOR - Warga di Desa Lintang Bawah, Kecamatan Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang, mengaku masih merasakan…

4 hari ago

Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang

BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mewakili warga Kota Bogor melalui Tim Bogor…

4 hari ago

ASN Pemkot Bogor Diminta Lawan Dugaan Pemerasan Berkedok Pencemaran Nama Baik

BOGOR – Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta, meminta Aparatur Sipil…

4 hari ago

Kemampuan Keuangan Jadi Pertimbangan Pemkot Bogor Isi Posisi Dirum PPJ

BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum memutuskan apakah posisi Direktur Umum (Dirum) Perumda Pasar…

4 hari ago

Kontingen Kwarcab Kota Bogor Dilepas Menuju Jamnas XII, Bawa Semangat Persaudaraan

Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bogor, Dedie A.…

4 hari ago

This website uses cookies.