Diskusi

Tahun 2024, Ono Surono Alokasikan Rp500 Juta untuk Desa di Jawa Barat

PDI Perjuangan wujudkan Desa Kuat, Desa Taman Sari Pembangunan Nusantara

CIREBON – Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) menggelar diskusi bersama Kuwu (Kepala Desa) se-Kabupaten Cirebon pada Minggu (26/02/2023). Dalam diskusi tersebut masih banyak persoalan rakyat di desa yang perlu diselesaikan.

Ketua FKKC, Muali menyampaikan Kuwi menjadi sasaran utama masyarakat dalam sengkarut pembangunan seperti infrastruktur dan bansos.

“Saat ini Kuwu menjadi sasaran utama rakyat saat ada masalah. Kuwu dituntut untuk bisa menyelesaikan masalah rakyat dari mulai infrastruktur jalan sampai masalah bantuan sosial,” tutur Muali.

Muali melanjutkan, saat ini, APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) yang bersumber dari Dana Alokasi Desa (ADD), Dana Desa (DD), Pendapatan Asli Desa dan Bantuan Keuangan didorong untuk fokus menyelesaikan masalah terkait dampak Covid-19 dan pengorbankan pembangunan infrastruktur.

Kuwu Aris Tarmidi, menyampaikan selama ini dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam bentuk bantuan keuangan sangat kecil, hanya Rp. 130.000.000 (Seratus Tiga Puluh Juta) setiap tahunnya)

Menanggapi itu, Ono Surono menyampaikan, Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj. Megawati Soekarnoputri menyampaikan saat Pidato HUT ke 48 PDI Perjuangan, Desa adalah ujung tombak pemerintahan, yang berada di garda terdepan pelayanan publik, sekaligus tempat hidupnya tradisi dan adat istiadat.

Ia melanjutkan, desa adalah taman sari kearifan lokal nusantara. Itulah sumber kebudayaan dan kepribadian bangsa. Dan PDI Perjuangan telah menjadikan “Desa Kuat, Indonesia Maju dan Berdaulat dan Desa Taman Sari Kemajuan Nusantara sebagai tema dalam Rakernas 2021 dengan rekomendasi mendorong seluruh kader PDI Perjuangan yang duduk di legislatif dan eksekutif untuk fokus membantu dan membangun desa”

Sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, Ono mempunyai program Jabar Bangkit 2024 dan sepakat dengan Kuwu-kuwu untuk mengalokasikan Bantuan Keuangan kepada desa di seluruh Jawa Barat sebesar Rp. 500.000.000 (Lima Ratus Juta) tiap tahunnya.

“Sangatlah tepat bila bantuan keuangan desa ditambah menjadi 500 juta, supaya desa bisa membangun lebih banyak lagi dan dapat menyelesaikan masalah rakyat. Saya masukkan program 500 Juta dalam Jabar Bangkit 2024 sebagai program PDI Perjuangan dan Calon Gubernur Jawa Barat 2024,” beber Ono.

“Bila jumlah desa di Jawa Barat sebanyak 5.957 maka hanya perlu disiapkan anggaran kira-kira sebesar 3 Trilyun dan itu kurang dari 10 persen APBD Jawa Barat,” pungkas Ono.

Membangun Indonesia dari Desa!
Jika Desa Kuat, maka Indonesia mampu Berdiri di Atas Kaki Sendiri! Itulah Indonesia Maju yang Berdaulat!
Indonesia yang berakar dan bertumpu pada Desa yang Kuat!

Recent Posts

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin,…

1 hari ago

Kota Bogor Buka Donasi Bantuan Bencana

BOGOR - Warga Kota Bogor menggalang donasi bagi korban bencana di Tanah Air. Penggalangan donasi…

1 hari ago

Denny Mulyadi Kukuhkan Pokja BSAN, Dorong Sekolah Aman dan Nyaman bagi Anak

BOGOR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengukuhkan Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman…

2 hari ago

Peringati Hari Santri 2026, Pemkot Bogor Apresiasi Santri dan Pelajar Berprestasi

BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjadi inspektur upacara Hari Santri Tingkat Kota…

2 hari ago

Jenal Mutaqin Ajak Masyarakat Gotong Royong Wujudkan Bogor Sejahtera

BOGOR – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN bersama Komisi IV dan Komisi IX DPR…

2 hari ago

Pemberian Bantuan 250 Paket Makananan Bergizi di Kelurahan Sempur

BOGOR - Sebanyak 250 paket makanan bergizi diberikan oleh PT Indomarco Prismatama dan Bank INA…

4 hari ago

This website uses cookies.