Trending

Pemkot Bogor Keluarkan Kebijakan PJJ, Walikota Dedie A. Rachim : Kesehatan dan Keselamatan Anak adalah Prioritas Utama

BOGOR — Pemerintah Kota Bogor akan mengambil langkah cepat dan antisipatif dengan memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi satuan pendidikan di bawah kewenangan pemerintah kota, yakni jenjang TK, SD, dan SMP, yang akan mulai diberlakukan besok, Senin, 7 September 2026.

Keputusan ini diambil menyusul dinamika situasi terkini yang memerlukan penyesuaian kegiatan belajar mengajar demi menjaga kesehatan serta keselamatan peserta didik dan tenaga kependidikan.

​Walikota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk melindungi anak-anak, khususnya pada usia dini hingga remaja tingkat pertama, dari potensi risiko di lapangan. Ia meminta agar pihak sekolah dan para orang tua langsung bersiap menyambut pelaksanaan PJJ per Senin esok hari.

​”Mulai besok, Senin (7/9/2026), kegiatan belajar mengajar untuk tingkat TK, SD, dan SMP dialihkan sementara ke rumah melalui skema PJJ. Keselamatan dan kesehatan anak-anak kita adalah hal yang paling utama. Kebijakan ini diambil agar proses belajar tetap berjalan dengan aman tanpa mengabaikan faktor keselamatan,” ujar Dedie A. Rachim di Bogor.

​Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pendidikan telah menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah dan guru di bawah naungan Pemkot Bogor agar segera berkoordinasi dan memastikan kesiapan teknis pembelajaran daring mulai Senin pagi. Para tenaga pendidik diminta untuk menyampaikan materi secara interaktif dan proporsional bagi siswa TK, SD, maupun SMP.

​Di samping itu, Dedie juga mengimbau para orang tua untuk mendampingi buah hati, terutama anak-anak usia TK dan SD yang memerlukan bimbingan lebih intensif selama menjalani proses belajar dari rumah serta membatasi aktivitas anak di luar ruangan.

​”Kami meminta para orang tua untuk proaktif mendampingi anak-anaknya selama masa PJJ yang dimulai besok. Mari kita awasi bersama agar anak-anak tetap disiplin belajar dan terlindungi di rumah,” tambahnya.

​Pemkot Bogor akan terus memantau perkembangan situasi secara berkala guna mengevaluasi efektivitas kebijakan ini. Informasi resmi lanjutan akan terus diumumkan melalui kanal komunikasi resmi Pemerintah Kota Bogor.

Recent Posts

Dedie Rachim Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum, Dorong Sentralisasi Data Nasional Perkuat Kebijakan

Lembar baru dalam capaian Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang berhasil meraih gelar Doktor…

4 jam ago

CFD Kota Bogor Kembali Dibuka, Jenal Mutaqin Tekankan Kenyamanan Warga dan Penataan UMKM

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali membuka car free day (CFD) di sepanjang Jalan…

4 jam ago

Wali Kota Bogor Imbau Warga Gunakan Masker Hadapi Abu Vulkanik

BOGOR - Mengantisipasi potensi sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang dapat…

4 jam ago

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

BOGOR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor membuka Masa Sidang Kesatu Tahun Sidang…

3 hari ago

Kota Bogor Masuk 12 Besar West Java Investment Challenge 2026

BOGOR - Kota Bogor masuk dalam 12 besar West Java Investment Summit (WJIS) 2026 yang…

4 hari ago

Pemkot Bogor Perkuat Peran Posyandu dalam Mendukung Pemenuhan 6 SPM

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) memperkuat…

4 hari ago

This website uses cookies.