Kota Bogor

Perumda Tirta Pakuan Geber Pembangunan Mata Air Kabandungan

BOGOR – Sebagai persyaratan operasional mata air Kabandungan dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palasari yang kini masih dalam tahap pembangunan, Perumda Tirta Pakuan melakukan konsultasi publik dan sosialisasi terkait Surat Izin Penggunaan dan Pemanfaatan Air (SIPPA).

Terkait hal tersebut, Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan, Ardani Yusuf mengatakan, pembangunan mata air Kabandungan, Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, masih dalam proses, ia berharap pada akhir Maret dapat rampung dan mulai dialirkan ke reservoir eksisting.

Ia menambahkan, ada beberapa pekerjaan dalam pembangunan mata air Kabandungan ini.

Yakni, sambung Ardani, pembangunan broncaptering atau bak penampung mata air, bangunan pembagi dan pemasangan pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU).

“Saya sempat ke lapangan beberapa waktu lalu, salah satunya sekarang sedang tahap pengecoran broncaptering. Insya Allah targetnya akhir Maret tercapai, bisa segera dialirkan ke reservoir eksisting,” katanya saat ditemui di Balai Kota Bogor, Selasa (8/2/2021).

Ardani memaparkan, pembangunan bangunan pembagi tengah dilakukan tahap penggalian.

Sedangkan pembangunan mata air Kabandungan diringi pemasangan JDU untuk wilayah tersebut yang saat ini disebut tengah dalam proses tender.

“Saat ini untuk pipa JDU kurang lebih hampir 290 meter lagi, karena terkait perizinan yang Untuk di jalan utama akses jalan adanya. Kemarin sudah keluar (izinnya), kalau bisa dilaksanakan pada malam hari karena itu daerah padat ya,” ujarnya.

Ia pun mengaku sudah menyampaikan kepada PPK maupun pelaksana bahwa Perumda Tirta Pakuan berharap pembangunan mata air Kabandungan setidaknya bisa rampung dalam hal mengalirkan air ke reservoir eksisting.

“Terlepas bangunan pendukung seperti lanskap dan lain-lain, bisa dilaksanakan secara simultan. Karena kontrak dari PPK (pembangunan) sampai akhir April,” kata dia.

Dengan rampungnya mata air Kabandungan, Perumda Tirta Pakuan bisa melakukan penambahan pelanggan di zona 6 yang sejak tahun 2021 tidak ada penambahan.

“Itu akan menambah kurang lebih 30 liter per detik. Diperkirakan ada penambahan 2.100 pelanggan. Secara umum kan target kita di 2022 itu menambah jumlah pelanggan sebanyak 10.000 pelanggan,” pungkasnya.

 

Share

Recent Posts

Dugaan Mobil Dinas Dipakai Sipil Disorot, STS : Akan Kita Dalami

BOGOR – Dugaan penyalahgunaan aset daerah berupa mobil dinas yang diduga digunakan oleh pihak sipil…

17 jam ago

Warga RW 02 Empang Dukung Nazhir dan Pemkot Tata Alun-alun Empang

BOGOR – Warga RW 02 Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah…

1 hari ago

Jembatan Penghubung Paledang–Pasir Jaya Dikebut, Jenal Minta Tak Ada Keterlambatan

BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau pembangunan jembatan penghubung Kelurahan Paledang dan…

1 hari ago

Tinjau Longsor Kedung Badak, Banu Bagaskara Desak BBWS Segera Bertindak

BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, meninjau langsung lokasi longsor di Kedung…

2 hari ago

Pastikan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Tinjau Pasar Jambu Dua

BOGOR – Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus melakukan peninjauan langsung terhadap…

2 hari ago

Pemkot Bogor Apresiasi HBLM Perangi Stunting Kota Bogor

BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan sekaligus…

2 hari ago

This website uses cookies.