Drop box

Perumda PPJ Sediakan Drop Box Agar Sampah Jadi Rupiah

BOGOR – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor terus berinovasi, selain terus melakukan penataan pasar juga dalam mengurangi sampah plastik. Kali ini perusahaan plat merah itu menyediakan drop box yang bisa menyulap sampah jadi cuan.

Manager K3 Perumda PPJ Kota Bogor Dedi Suharto mengatakan, fungsi drop box tersebut, hanya untuk penyimpanan sampah plastik bekas botol air kemasan.

Tetapi, dalam membuang sampah plastik agar menjadi nilai rupiah itu tidak asal buang lalu dapat uang, tetapi prosesnya masyarakat harus download dulu aplikasi Mountrash.

Sebagai gambaran lanjut dia, kalau untuk botol air mineral kemasan 600 mililiter kurang lebih Rp40 – 50 rupiah untuk satu botol, dan untuk jenis lain nilainya bervariasi.

Jadi setelah memiliki aplikasi itu, masyarakat yang ingin membuang sampah, akan memilih menu, disitu tinggal pilih jenis sampah plastik apa yang di buang, setelah itu baru masukan sampah ke dalam drop box.

“Setiap kita memasukan satu botol , itu nilai rupiah itu akan langsung masuk ke dalam saldo aplikasi. Jadi disini kita lebih mengetahui secara ril, apa yang kita buang dan berapa nilai rupiah yang kita dapat,” terangnya.

Diakui Dedi, sejauh ini pihaknya baru memiliki satu unit drop box dan sementara ditempatkan di Pasar Gunung Batu, tetapi kedepan akan dipindah ke pasar-pasar yang memiliki potensi sampah lebih banyak sehingga menghasilkan sampah lebih maksimal.

“Kemari dipasang di Pasar Gunung Batu, tapi kami berencana akan di pindahkan ke Blok F Pasar Kebon Kembang,” katanya.

Sebab kata dia, untuk menempatkan drop box ini harus dipelajari juga, sejauh ini telah ditempatka di satu pasar dalam kurun waktu tertentu dan sejauh mana pendapatan sampahnya.

“Kemarin di tempatkan di Pasar Gunung Batu sudah 3-4 bulan, trus kita evaluasi, kemudian kita akan ambil data dari pasar yang lain,” ungkapnya.

Jadi, drop box ini akan bergulir, setelah beberapa waktu juga akan kembali di geser ke pasar lain. Agar mengetahui seberapa besar pendapatan dari pasar-pasar tertentu.

“Iya, sementara kita masih mempelajari tentang sirkulasi pembuahan sampahnya, trus penarikannya dan kami akan memproses satu dulu dan ditempatkan secara bergilir di pindah pindah dari pasar ka pasar,” tuturnya.

Digulirkannya drop box tersebut kata Dedi, tujuannya untuk mengetahui berapa banyak sampah yang dihasilkan, sehingga nanti akan ketahuan berapa drop box yang di perlukan.

“Kaya kemarin kami pasang di Pasar Gunung Batu, kondisinya belum banyak, mungkin karena disitu para pedagang bukan unsur yang menghasilkan sampah botol-botol plastik kemasan, mungkin mereka minumnya dengan media yang lain, sehingga sirulasinya kurang banyak,” tambahnya.

Dia juga mengatakan, untuk mengoptimalkan fungsi drop box tersebut, masih perlu sosialisasi kepada masyarakat luas, dan harapanya, jika di pasang di Blok H ini akan menghasilkan sampah lebih banyak, karena disitu selain pedagang juga ada perkantoran.

“Ya, di blok f ini kan selain pedagang dan pengunjungnya lebih banyak, juga ada kantor. Saat rapat ada bekas air minum berbeda dengan pasar tradisional yang hanya jualan sayuran,” tandasnya.

Dia berharap, program drop box tersebut bisa membantu masyarakat merubah kebiasaan dalam membuang sampah, setidaknya jika membuang sampah botol plastik ke dalam drop box ini ada nilai rupiah yang di dapatkan.

Recent Posts

Tinjau Longsor Kedung Badak, Banu Bagaskara Desak BBWS Segera Bertindak

BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, meninjau langsung lokasi longsor di Kedung…

5 jam ago

Pastikan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Tinjau Pasar Jambu Dua

BOGOR – Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus melakukan peninjauan langsung terhadap…

18 jam ago

Pemkot Bogor Apresiasi HBLM Perangi Stunting Kota Bogor

BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan sekaligus…

12 jam ago

316 Atlet Muda Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, secara resmi membuka Kejuaraan Bulutangkis Kota Bogor (Kejurkot) Tahun…

19 jam ago

Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua

BOGOR – Pasar Jambu Dua kini tak lagi sekadar menjadi pusat perdagangan. Lantai dua pasar…

2 hari ago

Helaran Pajajaran, Dedie Rachim Ingatkan Falsafah Hidup Masyarakat Sunda

BOGOR - Sejarah dan kebudayaan Pakuan Pajajaran kembali dihidupkan melalui Helaran Pajajaran yang untuk pertama…

2 hari ago

This website uses cookies.