Kota Bogor

Masyarakat dan Tokoh Agama Kota Bogor Dukung Kemerdekaan Palestina

 

BOGOR – Aksi dukungan kemerdekaan Palestina terus mengalir dari Kota Bogor. Kali ini, aksi digelar oleh Masyarakat Muslim Kota Bogor di Masjid Raya Al Muttaqien, Jalan Pandu Raya, Kota Bogor, Jumat (21/5).

Aksi yang digelar dengan prokes ketat selepas sholat Jumat ini dihadiri Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, ulama, habaib, tokoh agama se-Kota Bogor dan ratusan masyarakat Kota Bogor.

Dalam orasinya, Atang mengatakan bahwa terdapat tiga alasan mengapa masyarakat Indonesia, khususnya Kota Bogor harus mendukung kemerdekaan Palestina.

Pertama adalah alasan kemanusiaan. Serangan yang dilakukan oleh zionis Israel sudah mencoreng kedamaian dunia, karena dilakukan kepada masyarakat yang tengah melakukan ibadah dan menelan korban jiwa perempuan dan anak-anak.

“Tidak ada yang namanya self defense dengan cara membunuh anak-anak dan perempuan. Tidak ada yang namanya pembelaan diri dengan cara menyerang orang yang tengah beribadah ramadhan di masjidil aqsa. Tidak ada logika bela diri bagi penjajah, apalagi merenggut korban sipil. Maka, secara kemanusiaan, kita katakan bahwa hari ini telah terjadi pembantaian umat manusia terburuk sepanjang masa abad modern,” tegasnya.

Lalu alasan kedua adalah kebangsaan, dimana Palestina merupakan bangsa yang pertama kali mengakui kedaulatan Indonesia.

“Bahkan, di Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, dikatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh karena itu maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” kata Atang.

“Bicara tentang amanah kebangsaan, semua politisi dan semua pengambil kebijakan yang ada di negeri ini seharusnya turut memperjuangkan kemerdekaan bangsa-bangsa di dunia, dimana yang tersisa terjajah adalah Bangsa Palestina ” kata Atang.

Sedangkan alasan ketiga adalah keimanan, dimana dalam Islam, membela bangsa terdzolimi dan melawan penjajahan adalah sebuah kewajiban. Selain itu, mayoritas masyarakat Palestina merupakan muslik yang masih memiliki ikatan saudara dengan umat Islam di Indonesia.

Selain mengapresiasi sikap tegas yang sudah ditunjukkan oleh Pemerintah Indonesia, ia pun meminta agar Indonesia lebih jauh lagi memainkan peran kunci dalam upaya kemerdekaan Palestina dan menghapuskan segala bentuk penjajahan kolonialisme di abad modern ini.

“Kami mengutuk keras kedzoliman zionis Yahudi dan PBB agar bersikap tegas. Saya kira Pemerintah kita dapat meningkatkan peran tersebut”, jelasnya.

Terakhir, ia pun mengajak masyarakat agar turut andil dalam menyuarakan kemerdekaan Palestina.

“Mari bersama-sama kita dorong kekuatan, kita galang kebersamaan sesama umat muslim dan sesama warga negara Indonesia dengan segala daya dan upaya. Doa, usaha, bantuan dana mudah-mudahan apa yang ktia lakukan bisa membantu saudara kita di Palestina,” pungkasnya.

Share

Recent Posts

Menteri LH Minta Daerah yang Melaksanakan PSEL Siapkan Pemilahan Sampah dari Hulu Secara Masif

BOGOR - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq menekankan agar daerah yang melaksanakan Pengolahan…

4 hari ago

Kembangkan Berbagai Potensi Wilayah, Sukasari Jadi Pusat Perekonomian Urban Bogor Timur

BOGOR – Kelurahan Sukasari yang terletak di Kecamatan Bogor Timur kini semakin mempertegas posisinya sebagai…

4 hari ago

Tata Wajah Taman Heulang, Pemkot Bogor Gelar Korve dan Siapkan Kawasan Kuliner

BOGOR - Dalam ikhtiar menjaga wajah kota tetap tertata dan nyaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor…

4 hari ago

Dedie Rachim Usulkan Moratorium Angkot Kabupaten ke Dishub Jabar

Angkutan kota (angkot) dari Kabupaten Bogor dan sebagian kecil dari Kabupaten Sukabumi masuk ke wilayah…

6 hari ago

Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah

BOGOR – Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, memaparkan berbagai potensi strategis yang dimiliki sebagai salah…

1 minggu ago

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Bogor — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya perubahan pendekatan pengawasan internal di Kementerian Ketenagakerjaan agar…

1 minggu ago

This website uses cookies.