Politik

Mahasiswa Demo Tolak Omnibus Law, Lalulintas Direkayasa, Kawat Berduri Dipasang Depan Istana Bogor

Barayanews.co.id – Gelombang penolakan Omnibus Law masih deraa, aksi terus dilakukan para mahasiswa. Kali ini, Kamis (15/10/2020) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan Bogor.

Kawat berduri telah dipasang untuk menghalau massa di seputaran Sistem Satu Arah (SSA). Pengaliham arus lalin pun direkayasa petugas kepolisian.

Bagi warga Kota Bogor dan sekitarnya yang hendak melintas atau menuju seputaran Istana Bogor sore ini (15/10/2020) diimbau untuk menempuh jalan alternatif.

Pantauan di lokasi, sejak pukul 14.30 WIB sejumlah petugas gabungan antara TNI, polri dan satpol PP sudah berjaga di seputaran Istana Bogor.

Tak hanya itu, sejumlah intel serta polisi berpakaian preman nampak terlihat di sejumlah titik sekitaran Istana Bogor.

Share

Recent Posts

Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meninjau lokasi longsor di Kampung Jero Kuta…

26 menit ago

Meriahkan Bogor Jazz Hujan, Pecinta Musik Jazz Dimanjakan dengan Konsep Intimate Experience

BOGOR – Acara Puncak Bogor Jazz Hujan menjadi perayaan musik jazz berkonsep intimate experience yang…

18 jam ago

Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka

BOGOR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota menetapkan seorang perempuan berinisial ER sebagai…

20 jam ago

Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, memimpin Apel Peringatan Hari Jadi ke-11…

2 hari ago

Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan

BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, meninjau lokasi bencana longsor di Kampung…

2 hari ago

Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur

BOGOR - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama dua hari terakhir berdampak…

2 hari ago

This website uses cookies.