Kota Bogor

Lies Mundur dari Jabatannya, Ini Sosok Plt Direktur Perumda Jasa Transportasi

 

BOGOR – Belum genap satu semester, Lies Permana Lestasi akhirnya mundur sebagai Direktur Perumda Jasa Transportasi atau yang sebelumnya dikenal Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT). Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bergerak cepat dengan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Direktur.

 

Nama yang digadang-gadang yakni Rachma Nissa Fadliya, salah satu peserta open biding saat seleksi direktur PDJT, pada tahun lalu. Hal itu dibenarkan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim. Penunjukan plt juga disebut-sebut sudah dilakukan sejak awal Mei 2022.

 

“Plt direktur sudah ada, namanya Rachma Nissa Fadliya. Mulai aktif per 1 Mei 2022,” katanya kepada awak media, Selasa (10/5/2022).

 

Dedie menjelaskan, Rachma Nissa sendiri sempat menjadi peserta lelang jabatan direktur PDJT pada November tahun lalu dan sempat lolos sebagai tiga besar.

 

“Rachma Nissa Fadliya itu peserta yang lolos tiga besar pada waktu open bidding untuk posisi direktur,” paparnya.

 

Dedie berharap, Plt direktur Perumda Jasa Transportasi bisa melanjutkan kebijakan Pemkot Bogor di bidang transportasi, seperti bekerjasama dengan operator Biskita Transpakuan agar tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat.

 

Termasuk mendukung pengembangan bisnis dari perumda sehingga memiliki kemampuan finansial untuk menyelesaikan hutang di masa lalu.

 

Diketahui, nama Rachma Nissa Fadliya juga tercatat aktif sebagai pengusaha di Kota Bogor. Namanya tercatat sebagai Wakil Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bogor periode 2021-2024. Rachma disebut punya perusahaan di bidang properti, yakni PT. Zalila Hasiba Arshiya.

 

Ia juga menjadi salah satu dari tiga nama yang lolos tiga besar dalam open biding direktur PDJT pada tahun lalu, bersama Lies Permana Lestari dan Wahyu Setiawan. Namun saat itu, Lies Permana Lestari terpilih jadi direktur dan dilantik oleh Wali Kota Bogor Bima Arya pada 2 Desember 2021 silam.

 

Sebelumnya, kabar mundurnya Lies Permana Lestari dari jabatan sebagai direktur Perumda Jasa Transportasi Kota Bogor atau yang sebelumnya bernama Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) rupanya bukan isapan jempol.

 

Wali Kota Bogor Bima Arya membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, Lies Permana Lestari sudah sejak sebulan lalu mengajukan permohonan pengunduran diri kepada dirinya sejak satu bulan lalu, dengan alasan pribadi dan keluarga. Namun saat itu, ia memberikan kesempatan kepada Lies untuk berfikir ulang terkait permohonan tersebut.

 

“Setelah berdialog cukup lama, saya bisa memahami, bisa menerima. Tetapi (waktu itu) saya minta Bu Lies menyiapkan dulu lah, berfikir dulu lah,” katanya saat ditemui awak media di DPRD Kota Bogor, Selasa (10/5/2022).

 

“Kemudian (Bu Lies) datang lagi beberapa waktu kemudian. Ia menyampaikan hal yang sama, saya minta Bu Lies untuk selesaikan tugas-tugasnya, koordinasi dengan pengawas,” imbuh Bima Arya.

 

Lies bersikeras mundur dengan alasan pertimbangan keluarga. Meski berat, Bima Arya mengaku bisa memahami hal tersebut. Bima Arya juga memastikan bahwa alasan mundurnya Lies lebih kepada pertimbangan keluarga dan bukan alasan kinerja.

 

Atas keputusan itu, ia menegaskan sudah menunjuk pelaksana tugas (plt) direktur Perumda Jasa Transportasi sebagai pengganti Lies Permana.

 

“Saya segera lakukan langkah menunjuk plt, itu saja. Plt-nya sudah ditunjuk, nanti saya akan umumkan khusus dengan Bu Lies. Plt dari internal lah, prioritas internal. Dan bagus kalau berasal dari yang waktu itu ikut Open Bidding juga,” jelas Bima Arya.

 

Padahal sebagai pemilik perumda, ia mengaku sangat berat melepaskan Bu Lies dari jabatan yang diduduki sejak 2 Desember 2021 silam. Ia mengapresiasi kinerja Lies Permana, seperti dalam pengelolaan Biskita Transpakuan serta target-target yang lain.

 

“Sebetulnya sangat apresiasi Bu Lies, capaian jelas, Biskita Transpakuan dikawal dengan baik, data bilang terbaik se-Indonesia. Saya sempat bilang, Bu Lies kan bagus kerjanya dan mencapai target, saya masih butuh Bu Lies,” tegasnya.

 

“Tapi kalau pertimbangannya keluarga, tentu saya hargai itu. Jadi bukan karena kinerja,” tutup Bima.

Recent Posts

Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meninjau lokasi longsor di Kampung Jero Kuta…

20 jam ago

Meriahkan Bogor Jazz Hujan, Pecinta Musik Jazz Dimanjakan dengan Konsep Intimate Experience

BOGOR – Acara Puncak Bogor Jazz Hujan menjadi perayaan musik jazz berkonsep intimate experience yang…

2 hari ago

Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka

BOGOR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota menetapkan seorang perempuan berinisial ER sebagai…

2 hari ago

Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, memimpin Apel Peringatan Hari Jadi ke-11…

3 hari ago

Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan

BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, meninjau lokasi bencana longsor di Kampung…

3 hari ago

Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur

BOGOR - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama dua hari terakhir berdampak…

3 hari ago

This website uses cookies.