Kota Bogor

Ketua DPRD Dukung Bappenda Kota Bogor Jemput Bola Optimalkan PAD

BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menghadiri pembukaan kegiatan Pekan Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2026 di Plaza Balaikota Bogor, Rabu 4 Maret 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Bogor ini mengusung tema “Bersama Taat, Bersama Hebat, Bersama Patuh, dan Bersama Tumbuh.”

Agenda ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk melakukan “jemput bola” guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam sambutannya, Adityawarman Adil menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam membayar pajak merupakan kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Bogor.

Menurutnya, dana yang terkumpul dari PBB-P2 dan PKB akan dialokasikan kembali untuk kepentingan masyarakat.

“Tujuan utama optimalisasi pajak ini adalah meningkatkan PAD Kota Bogor guna menyelesaikan berbagai masalah masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Adityawarman.

Ia juga menekankan bahwa pencapaian target APBD 2026 memerlukan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif.

Adityawarman berharap kegiatan ini tidak sekadar seremoni, tetapi memberikan dampak nyata pada kas daerah.

Kepala Bappenda Kota Bogor, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa Pekan Panutan 2026 akan berlangsung selama dua hari, yakni 4 hingga 5 Maret 2026. Fokus utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kepatuhan wajib pajak di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Abdul Wahid mengungkapkan bahwa potensi pajak dari ASN yang terdata cukup signifikan. Berdasarkan data Bappenda, terdapat 3.776 wajib pajak dari ASN dengan total potensi nilai pajak mencapai Rp8,3 miliar.

“Melalui acara ini, diharapkan ASN dapat menjadi contoh atau role model bagi masyarakat umum dalam memenuhi kewajiban perpajakan tepat waktu,” jelas Abdul Wahid.

Untuk menarik minat para wajib pajak, Pemerintah Kota Bogor memberikan dorongan berupa program relaksasi pajak.

Abdul Wahid menyebutkan bahwa masyarakat dan ASN bisa menikmati potongan harga yang cukup besar tergantung pada ketetapan pajaknya.

“Diskon Pajak yang tersedia mulai dari 5% hingga 20%,” ungkapnya.

Recent Posts

Karang Taruna, Agen Informasi Pemerintah kepada Masyarakat

BOGOR - Selama tiga hari, 272 anggota Karang Taruna (Katar) Kota Bogor digembleng melalui pelatihan…

19 jam ago

Ground Breaking PSEL Kayumanis Ditargetkan November, Pembangunan Akses Jalan Dikebut

BOGOR - Kota Bogor akan memiliki fasilitas pembangunan dua Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).…

19 jam ago

Permudah Akses dan Pelayanan, Kecamatan Bogor Selatan Kini Punya Sahabat Bosel

BOGOR - Pemerintah Kecamatan Bogor Selatan terus berbenah dalam meningkatkan kualitas dan kecepatan pelayanan kepada…

3 hari ago

Museum Pajajaran Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Internasional

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) terus mempercepat langkah…

3 hari ago

Karang Taruna, Agen Informasi Pemerintah kepada Masyarakat

BOGOR - Selama tiga hari, 272 anggota Karang Taruna (Katar) Kota Bogor digembleng melalui pelatihan…

3 hari ago

Pemkot Bogor Dorong Terobosan Creative Financing

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mendorong berbagai terobosan melalui skema pembiayaan kreatif atau…

3 hari ago

This website uses cookies.