Kota Bogor

HUT RSUD Kota Bogor Digelar Sederhana

BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya menghadiri peringatan hari jadi ke-7 RSUD Kota Bogor di Jalan Dr. Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (7/8/2021).

Di momentum ini, Bima Arya menyebutkan, ada tiga faktor utama maju mundurnya RSUD Kota Bogor, yaitu kemanusiaan (humanity), kebersamaan dan kompetensi.

Pertama, kemanusiaan. Menurutnya, sejauh mana RSUD Kota Bogor mampu konsisten dengan semangat kemanusiaan, karena pada hakikatnya semangat kemanusiaanlah yang mendasari beroperasinya RSUD Kota Bogor, bukan yang lain.

Kemanusiaan yang dimaksud kata dia, tidak cukup hanya retorika semata, tapi harus terasa dalam keseharian RSUD Kota Bogor.
Dia menekankan, semakin banyak yang memiliki jiwa kemanusiaan, maka modalnya semakin kuat.

Namun jika kemanusiaan dikalahkan dengan kepentingan keuangan, kekerabatan, politik atau yang lainnya, maka tidak akan kemanusiaan itu tercapai.

“Ini peringatan untuk kita semua, bahwa tidak semua bisa memberi contoh hanya dengan retorika. Kemanusiaan, kemanusiaan dan kemanusiaan. Jika kemanusiaan kuat, Insya Allah yang lain mengikuti. Namun jika kemanusiaannya lemah, maka yang lain akan berantakan. Dan hari ini kemanusiaan itu diuji, saya melihat seluruh jajaran RSUD memiliki komitmen yang kuat, tentu tidak 100 persen, tapi kita berharap itu mengarah yang paripurna,” tegas Bima Arya.

Hal kedua yang ditekankan Bima Arya adalah kebersamaan. Kebersamaan ini bergantung dengan kemanusiaan. Tidak mungkin RSUD Kota Bogor menjadi rumah sakit yang idaman, ketika tidak ada kekompakan.

Jika kemanusiaan menang, maka kebersamaannya kuat. Namun jika sebaliknya, maka tidak ada kebersamaan.
“Kebersamaan juga seiring dengan komitmen pimpinan terhadap karyawan, kesejahteraan dan kebutuhan serta yang lainnya,” katanya.

Hal ketiga adalah kompetensi. Bima Arya menerangkan, RSUD Kota Bogor sudah memiliki blueprint untuk menuju rumah sakit rujukan regional, menuju rumah sakit pendidikan dengan kolaborasi kemitraan dan yang lainnya. Semua hal itu sudah ada menuju penguatan kompetensi.

“Kompetensi saya tempatkan ketiga setelah kemanusiaan dan kebersamaan. Percuma pintar jika tidak memiliki jiwa kemanusiaan dan tidak bisa membangun kebersamaan,” ujar Bima Arya.

Sebelumnya, Dirut RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir menerangkan, angka 7 merupakan angka istimewa yang menandakan RSUD Kota Bogor telah berkiprah memberikan pelayanan kesehatan, baik secara klinis maupun sosial yang sangat dibutuhkan warga Kota Bogor dan sekitarnya.

Dia menjelaskan, RSUD Kota Bogor lahir di era millenium dengan mengemban amanat sebagai fasilitas kesehatan yang terdepan dan terbaik. Direncanakan secara terencana, terstruktur dan berkembang secara dinamis serta memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Sejak tahun 2020 kata Ilham, kondisi yang dihadapi memprihatinkan. Hingga saat ini, banyak sekali rintangan yang dihadapi khususnya dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19.

“Tantangan ke depan adalah agar RSUD Kota Bogor semakin meningkatkan performanya. Atas dukungan semua pihak kami ucapkan terima kasih,” katanya.
Ilham menuturkan, tema peringatan 7 tahun RSUD Kota Bogor adalah For Humanity. Bagaimana RSUD Kota Bogor memberikan semua hal yang diupayakan demi kemanusiaan.

Pembenahan terus dilakukan, seperti fasilitas yang digunakan RSUD Kota Bogor. Tahun 2021, tepatnya Oktober, RSUD Kota Bogor akan menambah fasilitas baru yang menunjang pelayanan bagi masyarakat, yakni Magnetic Resonance Imaging (MRI) atau pencitraan resonansi magnetik dan CT (Computerized Tomography) scan yang akan beroperasi menjelang akhir tahun 2021.

Selain itu, rencananya mulai tahun 2021 statusnya akan berubah menjadi rumah sakit pendidikan dan rumah sakit rujukan regional yang menjadi kado persembahan bagi RSUD Kota Bogor.

Pada kesempatan itu, Bima Arya sempat memberikan bingkisan kepada warga yang tengah berobat dan meninjau kegiatan donor darah.

Perayaan ke-7 RSUD Kota Bogor ini dilakukan secara sederhana yang juga dihadiri secara daring jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan para tokoh yang telah berjasa mendirikan RSUD Kota Bogor.

Share

Recent Posts

Hadapi Dampak Pembangunan Properti, Kelurahan Kencana Makin Minim Lahan Pertanian Talas

BOGOR - Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, menyimpan berbagai tantangan wilayah yang cukup…

3 hari ago

PT KAI dan Pemkot Bogor akan Tata Bersama Area Stasiun

BOGOR - PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan pembahasan…

3 hari ago

Perda Perlindungan Anak Disetujui, Kota Bogor Perkuat Komitmen Lindungi Anak

BOGOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar…

3 hari ago

EIGER Nature : Visualisasi Petualangan, Konservasi dan Budaya

BOGOR — EIGER memperkenalkan EIGER Nature sebagai wajah baru destinasi ekowisata yang dikembangkan di Bogor,…

3 hari ago

Dikelola Ibu-ibu Lansia, KWT Kebon Pedes Jadi Poros Ekonomi

BOGOR - Kelurahan Kebon Pedes, atau yang akrab disebut warga sebagai Bondes, terus bertransformasi menjadi…

3 hari ago

Bakesbangpol Kota Bogor Perkuat Kewaspadaan Dini Lewat Aplikasi SIPEKA

BOGOR — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bogor memperkuat upaya menjaga stabilitas politik,…

4 hari ago

This website uses cookies.