Kota Bogor

HMI Minta Pemkot Bogor Tegas Sikapi Mall Boxies Tajur

Barayanews.co.id – Sejumlah pihak terus menerus mendesak agar mall Boxies 123 yang berlokasi di Jalan Raya Tajur, segera menjalankan rekomendasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor mengenai pembangunan celukan, shelter dan trotoar untuk mengurai kemacetan.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Bogor angkat bicara terkait rekomendasi tersebut.

Ketua HMI Kota Bogor, Herdiansyah Iskandar mengatakan seharusnya pihak mall menjalankan rekomedasi dari Dinas Perhubungan.

“Apabila melihat kondisi saat ini, seharusnya mall Boxies sudah melakukan apa yang telah direkomendasikan oleh dinas, agar kemacetan parah tak terjadi. Kalau sekarang macet ya wajar saja, rekom belum dilaksanakan,” ujarnya.

Herdiansyah melanjutkan, pemkot harus bertindak tegas lantaran belum ada rekomendasi Dishub yang dijalankan, namun mall sudah beroperasi.

“Pemkot harus tegas, mall belum jalankan rekomendasi. Kalau ini dibiarkan kejadian serupa bisa terulang kembali,” tegas Herdiansyah.

Selain itu, kata dia, tindakan tegas yang dapat diberikan pemerintah berupa penutupan sementara mall tersebut, hingga rekomendasi amdal lalin dijalankan.

“Tindakan tegas bisa saja dengan penutupan sementara, Pemkot harus segera menyelesaikan permasalahan ini, jangan sampai berlarut-larut,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dishub Eko Prabowo menegaskan bahwa berdasarkan rekomendasi pada site plan ada beberapa kegiatan yang belum dilaksanakan oleh mall Boxies. Diantaranya pembanguanan celukan dan shelter khusus pemberhentian angkot dan trotoar khusus pejalan kaki.

“Pembangunan itu harus dilaksanakan oleh pihak mall Boxies, karena ada dalam rekomendasi yang diberikan kepada pihak mall Boxies,” tegas Eko.

Menurut dia, berdasarkan kajian amdal lalin, Boxies harus membangun celukan, shelter pemberhentian angkot, dan trotoar. Selain itu, kondisi di lapangan juga harus disesuaikan berdasarkan arahan Walikota, seluruh pohon pohon yang ada jangan sampai ditebang.

“Pohon disana harus tetap dipertahankan dan tidak ditebang. Pembangunan yang belum dilaksanakan harus disesuaikan dengan kondisi eksisting yang ada,” jelasnya.

Pembangunan celukan, kata Eko, memungkinkan tidak menebang pohon dan teknis operasionalnya nanti bisa dikoordinasikan dengan dinas terkait. Asalkan ada koordinasi, sehingga ketika pelaksanaannya bisa dilakukan penyesuaian. Selain itu, Dishub juga akan melakukan rekayasa lalu lintas di depan Boxies, terutama saat weekend.

“Pintu akses keluar dan masuk memang ada di tikungan itu, tetapi perlu dilakukan rekayasa lalin apabila kondisi krodit. Perlu juga dilakukan penambahan petugas dilapangan untuk mengatur lalulintas,” tandasnya.

Share

Recent Posts

Apresiasi Mudik Gratis, DPRD Kota Bogor Ini Program yang Dinanti

BOGOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor memberikan apresiasi dan dukungan terhadap Polresta…

1 minggu ago

Dedie Rachim Pimpin Apel Satgas SIGAP, Tegaskan Komitmen Birokrasi Bersih

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memimpin apel Satuan Tugas (Satgas) Inspeksi Gabungan…

1 minggu ago

Apresiasi Pejuang Lingkungan, 400 Petugas Terima Santunan Ramadan

BOGOR - Sebanyak 400 petugas kebersihan, petugas pertamanan, dan pegawai harian lepas menerima santunan dalam…

1 minggu ago

Hadapi Libur Idulfitri, Tirta Pakuan Pastikan Distribusi Air Tanpa Gangguan

BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan optimal selama…

1 minggu ago

Rakercab Pramuka Kota Bogor 2026 Momentum Transformasi

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kota Bogor…

1 minggu ago

Balkot Ramadan Festival 2026, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim secara resmi membuka kegiatan Balkot Ramadan Festival 2026 yang…

1 minggu ago

This website uses cookies.