Barayanews.co.id – Terkait kebijakan akan diberlakukannya Karantina Wilayah atau Local Lockdown, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor mulai melakukan serangkaian persiapan antara lain dengan pembatasan pergerakan massa yang dibagi dalam ring 1, 2, 3 dan 4 di beberapa titik di Kota Bogor.
Wakil Walikota Bogor, Dedie Rachim mengemukakan selain melakukan sejumlah simulasiz Pemerinh Kota melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan check point untuk mengurangi semaksimal mungkin pergerakan masyarakat.
“Dinas Perhubungan Kota Bogor akan melakukan simulasi-simulasi, termasuk membuat sejumlah check point-check point, untuk mengurangi semaksimal mungkin pergerakan masyarakat,” ujar Dedie, dalam Press Confrence Virtual melalui Layanan Live Streaming Kanal YouTube Pemkot Bogor, Minggu (29/3/2020).
Dedie menambahkan, selama simulasi masyarakat tidak leluasa berpergian, kecuali ada kepentingan mendesak. Dia mengimbau warga jangan menganggap seolah situasi saat ini masih normal atau biasa-biasa saja.
Terkait rencana kebijakan Lockdown dari Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Jakarta, Dedie berharap segera ada kepastian dan keputusan yang diambil.
“Hal yang terpenting, harus diputuskan segera. Jika kita tidak segera melakukan langkah-langkah yang tepat dari dampak Lockdown ini, kita akan terus menghadapi ketidakpastian,” katanya
BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri akhirnya menempuh jalur hukum akibat kerugian hampir…
Jakarta, 27 Maret 2025 - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung…
BOGOR - Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme Kota Bogor resmi dibentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK)…
BOGOR - Empat hari menjelang Idulfitri 1446 Hijriah Tahun 2025, Wali Kota Bogor, Dedie Rachim,…
BOGOR – Perayaan Idulfitri 1446 Hijriah semakin dekat, menjadi momen penting bagi desainer fesyen untuk…
BOGOR — Lingkungan kerja terkadang dapat memberi pengaruh pada kesehatan mental. Pemicunya adalah beban kerja…
This website uses cookies.